Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wisman Jakarta Terus Menanjak Mendekati Akhir Tahun 2016

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Kamis, 15 Desember 2016 | 16:57 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id JAKARTA – November – Desember 2016 bentul-betul makin terasa atmosfer Jakarta sebagai pusat entertainment. Arus wisatawan mancanegara yang mendarat ke Soekarno Hatta juga terus menanjak. Pariwisata di DKI Jakarta terlihat makin bergairah. Lalu apa yang menjadi generator pemompa pergerakan wisman ke ibu kota itu? Rupanya, sejumlah event hiburan yang digelar di Jakarta diburu wisnus maupun wisman!

Hingga Oktober 2016, catatan angka kunjungan wisman ke Jakarta pun naik hingga 3,46% bila dibanding bulan sebelumnya. “Catatan BPS DKI Jakarta, wisman naik. Wisnus juga melonjak.

Jakarta masih menjadi acuan dalam bidang entertainment. Dari 234.887 kunjungan wisman menjadi 243.007 kunjungan. Dibanding dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisman di Oktober 2016 juga meningkat 19,45 persen,” ujar Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Catur Laswanto, Rabu, 14 Desember 2016.

Gairah terbesar datang dari event musik. Sejumlah konser berskala internasional yang digelar di Jakarta, diserbu ratusan ribu pengunjung. SHINee World Concert V yang digelar 12 November 2016 di JI Expo Kemayoran,misalnya.

Konser yang mendatangkan Boyband Korea itu diserbu ratusan ribu fans K Pop dari berbagai negara. Lalu Live Exclusive Concert Terbaik Untukmu yang mempersembahkan Atiek CB juga heboh. Konser reuni ini yang ikut dimeriahkan Nicky Astria, Ita Purnamasari dan band Kotak itu diserbu puluhan ribu penyuka music rock.

Dalam kurun waktu satu bulan, sepuluh kebangsaan tercatat paling banyak menyambangi Kota Jakarta. Tionghoa ada di posisi teratas dengan 29.967 kunjungan. Setelah itu ada Malaysia (25.307 kunjungan), Jepang (17.564 kunjungan), Singapura (16.758 kunjungan), Saudi Arabia (10.351 kunjungan), Korea Selatan (9.390 kunjungan), India (8.240 kunjungan), Amerika (7.873 kunjungan), Belanda (7.836 kunjungan) dan Australia (6.406 kunjungan). “Ini mereka dating bukan untuk bekerja loh. Bukan juga untuk sekolah, tapi berwisata,” kata Catur.

Imbasnya., tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang hingga Oktober 2016 mencapai 69,89 persen. Angkanya meningkat 11,58 poin dari TPK bulan September 2016 yang mencapai 58,31persen. Demikian pula jika dibandingkan dengan TPK bulan Oktober 2015 yang mencapai 61,75 persen,TPK bulan Oktober 2016 meningkat sebesar 8,14 poin.

Hanya saja, length of stay-nya masih tergolong singkat. Rata-rata lama menginap wisman dan wisnus pada hotel berbintang pada Oktober 2016 adalah 1,89 hari. Angkanya turun 0,28 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap September 2016 yang sebesar 2,17 hari. “Makanya kami getol menggelar beragam even hingga akhir tahun. Akan ada banyak even menarik yang digelar hotel, café, maldan Dinas Pariwisata DKI hingga 31 Desember 2016,” kata Catur.

Total, jumlah wisman yang berkunjung ke Jakarta dari bulan Januari sampai Oktober 2016 mencapai 2.058.772 kunjungan. Angkanya meningkat 4.91 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang mencapai 1.962.501 kunjungan.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar