Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat senat terbuka dengan agenda wisuda magister dan sarjana serta Dies Natalis ke 50 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, di Auditorium Sumberia Kota Gorontalo, Kamis (28/2), tampil beda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pasalnya, prosesi ini  dihadiri 51 Direktur Program Pasca Sarjana Perguruan Tinggi Keagamaan  Islam Negeri (PTKIN) se Indonesia. Rektor IAIN Dr.Lahaji Haedar,M.Ag mengatakan, kehadiran 51 Direktur Program Pasca Sarjana ini merupakan salahsatu upaya IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendorong perannya di lembaga PTKIN di Indonesia.
Makanya, IAIN Gorontalo dipercayakan sebagai tuan rumah pertemuan Forum Direktur Pasca Sarjana PTKIN se Indonesia yang dirangkaikan
dengan silaturrahmi kerja nasional ke X yang berlangsung di Maqna Hotel, sejak 27 Februari hingga hari ini, Jumat (1/3).
“Alhamdulillah, 51 Direktur Pasca Sarjana PTKIN se Indonesia turut menyaksikan prosesi wisuda,” jelas Dr.Lahaji.
Terkait wisuda, pada gelombang pertama kali ini IAIN melahirkan 15 magister dan 148 sarjana (S1). 27 diantaranya lulus dengan kategori cumlaude.
“Masyarakat menunggu tanggungjawab saudara terhadap pilihan  yang telah saudara pilih. Keberhasilan yang sudara capai hari ini bukanlah semata-mata milik saudara. Olehnya dibalik keberhasilan itu saudara dituntut untuk berbagi ilmu pengetahuan yang diperoleh agar dapat dimanfaatkan oleh orang lain, yaitu mereka yang secara langsung maupun tidak langsung ikut berkontribusi terhadap keberhasilan saudara,” pesan Dr.Lahaji.
“Semangat dan motivasi diri menjadi sangat penting untuk menjadikan seseorang mampu mandiri berbuat dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Masyarakat menunggu karya saudara-saudara sekalian,” tambah Dr. Lahaji, seraya mengucapkan terimakasih kepada para orang tua wisudawan yang mempercayakan IAIN mendidik anak-anaknya menjadi sarjana.
