Event-event yang ikut diperkenalkan ke pasar Australia umumnya sangat disuka wisman Negeri Kangguru. Dari mulai Tour de Jakarta (31 Juli 2016), Toraja Marathon (13 Agustus) di Toraja,Sulawesi Selatan, International Surf Competition dan Ya’ahowu Festival (6 – 8 Agustus) di pulau Nias, semua ikut dipromosikan di Sydney dan Canberra.
“Kami harus all out di pasar Australia, pasar yang jarak maupun psikologinya dekat, atau punya proximity dengan Indonesia. Australia
adalah negeri tetangga yang termasuk banyak wisatawannya ke Indonesia,†timpal Vinsensius Jemadu, Asisten Pengembangan Pasar Asia
Pasifik Kemenpar.
Di Sales Mission Sydey dan Canberra, delapan industri dari Indonesia dipertemukan dengan Australian buyers dalam sebuah table top meeting yang diharapkan akan menghasilkan perjanjian bisnis terkait pariwisata yang menguntungkan kedua pihak.
Lebih jauh lagi, tujuan dari sales mission yang bertubi-tubi ini adalah untuk memberikan informasi intens mengenai perkembangan pariwisata Indonesia kepada buyers Australia sehingga dapat membuat paket-paket perjalanan baru.
“Bali tetap menjadi destinasi yang paling diminati. Namun Indonesia masih punya banyak lagi destinasi lain yang juga sangat menarik dan
atraktif. Silahkan ke Indonesia,†tambah Vinsen.
