Wow… 41 Rumah Nelayan di Gorontalo Terancam Ditenggelamkan

×

Wow… 41 Rumah Nelayan di Gorontalo Terancam Ditenggelamkan

Share this article
Danau Limboto

Terpisah Aktivitis Lingkungan Jemi Monoarfa mengemukakan, bila mengacu tata ruang maka perencanaan revitalisasi danau hanya sekitar 2 ribu hektar. Hanya saja pihak BWSS mengacu pada peta counter, sehingga diperoleh angka sekitar 4 ribu hektar. “Bila revitalisasi dilakukan untuk 4 ribu hektar, maka akan ada sebagian wilayah yang telah ditempati masyarakat saat ini akan masuk dalam kawasan revitalisasi tersebut,” ungkap Jemi Monoarfa.

Menurutnya, kondisi itu tentunya akan memicu terjadinya persoalan baru. Sementara upaya revitalisasi Danau Limboto sangat penting mengingat kondisinya saat ini yang semakin kritis. “Karena itu hal yang sangat penting adalah kejelasan mengenai zonasi wilayah Danau,” tegas Jemi.

Menurut Jemi Monoarfa, proses pengelolaaan Danau Limboto telah dimulai sejak 2008 seiring lahirnya Perda nomor 1 tahun 2008. “Namun perda tersebut tak langsung diikuti dengan Pergub yang mengatur tentang zonasi kawasan Danau Limboto,” ungkapnya.