Hargo.co.id KOTA – Masalah air bersih yang kerap menjadi keluhan masyarakat, mendapatkan perhatian serius Walikota Gorontalo Marten Taha. Tak pelak upaya Walikota Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Gorontalo, memaksa pihak PDAM Kota Gorontalo untuk merogok kas pribadinya untuk pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM)Bulota.
Sementara untuk progres penyelesaian pembangunan SPAM Bulota ini, dipantau langsung Walikota Gorontalo Marten Taha,tercatat sudah tiga kali Marten mengunjungi lokasi tersebut, terakhir pada Rabu Kemarin (8/6) Marten kembali meninjau lokasi.
“Saya hanya ingin memastikan agar pekerjaan berjalan dengan sesuai rencana kita, selesai tepat waktu, dan sudah bisa digunakan untuk melayani masyarakat terkait air minum,” jelas Walikota Marten Taha.
Sebab tegasnya, masalah air minum tidak harus disegerakan, karena banyak keluhan dari masyarakat terkait masalah air, dari masalah mace-macet hingga maslah kualitas air.
Sehingga SPAM Bulota menjadi salah satu solusi yang ditawarkan Pemerintah Kota Gorontalo untuk menjawab semua aspirasi masyarakat. Dimana dengan kapasitas 50 sampai 75 liter per detik, SPAM Bulota bisa melayani kebutuhan air bersih masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota Utara, Kecamatan Sipatana dan kecamatan Kota Tengah.
Sejauh ini progres pembangunan SPAm Bulota cukup menjanjikan, baru beberapa bulan namun pembangunan sudah mencapai 60-70 persen. Tinggal menunggu mesin pompa air, dan juga genset SPAM yang dibangun dengan anggara Rp9,6miliar itu sudah bisa dioperasikan.
“Sesuai target September sudah bisa beroperasi, tapi mungkin lebih cepat, karena saya lihat progresnya cukup menjanjikan. Sudah dua kali saya lihat dulu pada posisi 30 persenm sekarang sudah masuk 70 persen, progresnya cukup meyakinkan,” terangnya.
