Gorontalo

PENAS XVII Resmi Bergulir, Gorontalo Sambut Semangat Petani dan Nelayan Nusantara

×

PENAS XVII Resmi Bergulir, Gorontalo Sambut Semangat Petani dan Nelayan Nusantara

Share this article
PENAS XVII Resmi Bergulir, Gorontalo Sambut Semangat Petani dan Nelayan Nusantara
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memberikan sambutan pada Pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Semangat ribuan petani dan nelayan dari seluruh penjuru Nusantara mewarnai pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Jumat (20/6/2026).

Berita Terkait:  Kadispora Minta Maaf ke Wagub, Buntut Hanya Nama Gubernur di Medali GHM

Kegiatan nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri jajaran menteri, kepala daerah, tokoh pertanian, serta peserta dari 38 provinsi.

Di tengah kemeriahan seremoni pembukaan, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak seluruh hadirin melihat sisi lain dari pelaksanaan PENAS XVII, yakni perjuangan para peserta yang datang dari berbagai daerah dengan menempuh perjalanan panjang demi hadir di Gorontalo.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Siap Dukung dan Sukseskan PSU di Gorontalo Utara

Menurut Gubernur Gusnar Ismail, antusiasme yang ditunjukkan para petani dan nelayan menjadi cerminan kuat komitmen masyarakat sektor pangan dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Sebanyak kurang lebih 13 ribu peserta telah terdaftar mengikuti PENAS XVII. Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata semangat petani dan nelayan Indonesia untuk terus berkontribusi bagi bangsa,” ujar Gubernur Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Ini Tips Cegah Bunuh Diri Menurut Psikolog

Ia mengungkapkan, sejumlah daerah bahkan mengirimkan kontingen dalam jumlah besar. Sulawesi Utara tercatat sebagai provinsi dengan peserta terbanyak mencapai 1.574 orang, disusul Sulawesi Tengah sebanyak 901 peserta dan Kalimantan Timur 657 peserta.

Lebih lanjut, Gubernur Gusnar Ismail menceritakan beragam pengalaman perjalanan peserta menuju Gorontalo. Ada yang harus berganti moda transportasi berkali-kali, mulai dari kendaraan darat, kereta api, kapal laut hingga pesawat udara.

Berita Terkait:  Digitalisasi Layanan Administrasi Desa Mulai Disosialisasikan

Kontingen dari Jambi, misalnya, harus melewati rangkaian perjalanan panjang lintas pulau sebelum tiba di lokasi kegiatan. Sementara peserta dari Kalimantan Timur menempuh kombinasi perjalanan udara, laut, dan darat.

Bahkan peserta asal Papua sempat menghadapi kendala cuaca yang menyebabkan perubahan rute penerbangan sebelum akhirnya mendarat di Gorontalo.

Berita Terkait:  Sebulan Pasca PENAS XVII, Gorontalo Malah Catat Harga Beras dan Minyak Goreng Tertinggi Nasional

“Perjalanan mereka penuh tantangan, tetapi semua itu terbayar ketika bisa berkumpul dalam ajang nasional ini. Saya menyebutnya sengsara yang membawa nikmat,” kata Gubernur Gusnar Ismail yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Gubernur Gusnar Ismail juga berbagi kisah inspiratif seorang perempuan tani asal Aceh yang tetap setia mengikuti PENAS sejak masa pascatsunami 2004.

Berita Terkait:  Dubes Australia Sapa Gusnar di Idulfitri, Isyarat Hangat Diplomasi yang Makin Akrab

Bagi dia, sosok tersebut mencerminkan ketangguhan dan daya juang petani Indonesia yang tidak pernah surut meski menghadapi berbagai cobaan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Berita Terkait:  Zukri Suratinojo: Lomba Desa Diharapkan Dorong Peningkatan Kualitas dan Inovasi

atas perhatian besar pemerintah terhadap pembangunan sektor pertanian dan perikanan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai kementerian dan lembaga yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan PENAS XVII,

Berita Terkait:  Pesan Tegas Wagub Idah ke Pengelola SPPG: Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran

termasuk penyediaan penerbangan tambahan guna mengakomodasi lonjakan kedatangan peserta.

Tak lupa, Gubernur Gusnar Ismail memberikan penghargaan kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo

Berita Terkait:  Temui Wamenaker, Gubernur Gusnar Usul Kelanjutan BLK

yang turut mengambil bagian sebagai tuan rumah dengan menyediakan tempat tinggal bagi peserta selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menerima dan melayani tamu dari seluruh Indonesia

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Usul Perluasan Kota Gorontalo ke DPR RI

menjadi bukti kuat budaya gotong royong dan keramahan yang masih terjaga di Gorontalo.

“Warga di Limboto, Telaga, Limboto Barat dan wilayah sekitarnya dengan sukarela membuka rumah mereka untuk peserta. Inilah wajah Gorontalo yang sesungguhnya, menjunjung persaudaraan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Siap Dukung dan Sukseskan PSU di Gorontalo Utara

Menutup sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail berharap PENAS XVII tidak hanya menghasilkan pertukaran pengetahuan dan teknologi pertanian,

tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama antarpetani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Berita Terkait:  Kadispora Minta Maaf ke Wagub, Buntut Hanya Nama Gubernur di Medali GHM

Ia optimistis semangat yang dibawa ribuan peserta ke Gorontalo akan menjadi energi besar dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional

dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan pangan dunia.(Awl)

Berita Terkait:  Pesan Tegas Wagub Idah ke Pengelola SPPG: Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran