Hargo.co.id, GORONTALO – Guna membahas dana hibah dan status pegawai, Pelaksana Harian (Plh) Sekda Gorontalo Utara (Gorut). Suleman Lakoro bertemu dengan KPU setempat. Pertemuan pada Kamis (07/10/2021) itu, berlangsung di Kantor Bupati Gorontalo Utara.
Menurut Suleman Lakoro, kunjungan KPU Gorontalo Utara terkait dengan adanya pegawai daerah yang lolos dalam seleksi KPU pusat untuk menjadi pegawai organik yang ditempatkan di KPU daerah.
“Dari sejumlah personil yang ikut seleksi, 6 orang yang lolos menjadi pegawai organik KPU pusat yang ditempatkan di daerah. Perubahan status pegawai tersebut tergantung kepada bupati. Saya menyampaikan agar terkait dengan hal tersebut disiapkan saja surat-surat dan hal lainnya yang dibutuhkan,” kata Suleman Lakoro.
Kemudian untuk hal yang kedua dari kunjungan kerja KPU Gorontalo Utara tersebut terkait dengan dana hibah pemerintah daerah yang telah diberikan pada tahun anggaran 2021 ini.
“Karena ini sudah akhir tahun, maka pihak KPU akan segera melaporkan pemanfaatan dana hibah tersebut. Disampaikan untuk dana hibah tersebut telah digunakan untuk kepentingan sosialisasi dan sebagainya. Dana hibah tersebut melekat di Kesbangpol dan pihak KPU akan segera melaporkannya ke Kesbangpol,” tegasnya.
Masih pada kesempatan yang sama, Suleman Lakoro menyampaikan bahwa hal lain yang dibicarakan adalah pada 2022 mendatang sudah mulai tahapan untuk pemilihan presiden. Sesuai dengan arahan KPU Pusat tentu juga akan ada dana hibah dari Pemda Gorontalo Utara untuk KPU.
“Dan untuk itu secara administrasi akan disampaikan secara tertulis dan akan ditindaklanjuti oleh Pemda Gorontalo Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Gorontalo Utara, Munawir Ismail saat dimintai keterangannya membenarkan jika salah satu tujuan kunjungan kerja mereka terkait dengan dana hibah yang telah mereka terima sebelumnya.
“Dan sudah menjadi kewajiban kami untuk melaporkan pemanfaatan atas dana hibah tersebut, walaupun memang nilainya kecil tapi itu sangat membantu. Kedepan juga kami pasti akan tetap mengharapkan dana hibah dari pemerintah daerah karena untuk 2022 mendata, tahapan Pilpres sudah mulai jalan,” katanya. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
