Hargo.co.id, JAKARTA – Momen natal merupakan saat di mana Anda berkumpul dengan keluarga dan mengonsumsi berbagai makanan dan minuman lezat.
Namun, momen indah natal bersama keluarga juga menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes.
Karena tersedianya berbagai jenis makanan dan minuman lezat, tentu saja penderita diabetes harus serius memperhatikan asupan makanan agar gula darah tidak naik drastis.
Selama natal, ada fluktuasi kadar gula puasa dan setelah makan.
Tingkat HbA1c juga meningkat, sehingga meningkatkan risiko terkena komplikasi terkait diabetes.
Jadi, Anda juga harus memeriksa kadar HbA1C juga. Anda harus memantau glukosa darah sendiri (SMBG), yang akan membantu mencapai tingkat kontrol glikemik tertentu dan untuk mencegah hipoglikemia.
Selain itu, anggota keluarga dan teman harus membantu penderita diabetes untuk berada di jalur selama natal.
Juga, jangan lupa untuk berdiskusi dengan ahli Anda tentang menyesuaikan obat dan rejimen insulin Anda.
Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir dari JPNN.com.
1. Katakan tidak pada gula atau pemanis buatan
Jika Anda penderita diabetes, maka kamu harus memilih alternatif alami seperti jaggery, kurma dan daging buah ara, daripada menggunakan pemanis buatan dan gula.
Anda juga bisa menambahkan buah-buahan dan kacang-kacangan ke dalam permen dan kue.
Pastikan Anda makan kue multigrain yang kaya akan serat.
Serat larut bisa membantu Anda meningkatkan manajemen gula darah dengan memperlambat pencernaan yang mengarah ke kadar gula darah yang lebih stabil setelah makan.
Terus pantau kadar gula Anda dari waktu ke waktu setelah dan sebelum makan.
2. Buatlah pilihan makanan yang bijaksana
Penderita diabetes harus merencanakan porsi makan mereka dengan bijak.
Anda harus memastikan memilih karbohidrat sederhana dalam makanan.
Makan ayam panggang dan ikan dengan sayuran. Salad juga bisa menjadi tambahan yang sehat.
Diet Anda harus kaya serat, kamu harus bisa mengatur ukuran porsi dan menghindari konsumsi makanan berlebihan
Jika Anda cenderung makan berlebihan atau akhirnya mengonsumsi makanan yang menjadi pantangan kamu, jangan merasa bersalah.
Bicaralah dengan dokter tentang cara kembali ke jalur secara bertahap.
3. Jaga agar diri Anda tetap terhidrasi
Minum air dikaitkan dengan makan lebih sedikit kalori, serta lebih sedikit gula dan garam.
Jika Anda penderita diabetes, kamu mungkin mengalami dehidrasi karena glukosa darah yang lebih tinggi dari normal menghabiskan cairan tubuh.
Jadi, jika glukosa darah Anda lebih tinggi maka kamu harus mengonsumsi lebih banyak cairan. Inilah sebabnya mengapa rasa haus adalah salah satu gejala utama diabetes.
4. Hindari melewatkan makan
Anda mungkin akan melewatkan satu atau dua kali makan karena terburu-buru.
Namun itu bukan ide yang baik, terutama untuk pasien diabetes karena bisa langsung menyebabkan perubahan gula darah yang berbahaya.
Melewatkan makan bisa mengubah keseimbangan antara asupan makanan dan produksi insulin, sehingga kadar gula darah Anda bisa turun. Hal ini juga bisa menyebabkan mual dan diare.(JPNN.com)
