Hargo.co.id GORONTALO – Sistem ijon dalam jual beli hasil pertanian sering kali terjadi akibat adanya kesempatan yang diberikan petani kepada para tengkulak. Padahal, dalam memenuhi kebutuhan dana, petani termasuk salah satu yang bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat.
Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo Abdul Haris Hadju menanggapi masih adanya ijon dalam jual beli di sektor pertanian mengatakan, bunga KUR yang begitu rendah mencapai 9 persen akan sangat membantu para petani. “Saya minta petani kalau butuh uang jangan ke tengkulak,” kata Haris.
Menurut Haris, apabila tengkulak sudah dibiasakan bekerjasama dengan petani, maka pada panen berikutnya, para tengkulak akan kembali menjalankan sistem ijon ini. “Kalau hasil pertanian dibayar lebih dulu pasti dihargai murah, padahal petani bisa bersabar untuk menunggu hasil panen dan menjualnya dengan harga normal sesuai kondisi saat itu,” ujar Haris.
Haris menegaskan, saat ini, perhatian pemerintah untuk sektor pertanian begitu tinggi. Tak hanya bantuan bibit dan pupuk bersubsidi dari dinas pertanian, namun ada juga bantuan armada pertanian. “Jadi bantuan ini cukup banyak. Artinya kalau hanya untuk bertani, pemerintah sudah siapkan, ini tak lain untuk membantu para petani,” jelasnya.(dan/hargo)
