Hargo.co.id, GORONTALO – Memasuki triwulan kedua, pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gorontalo masih jauh dari target yang ada. Ini terungkap dari rapat evaluasi kerja Komisi ll dengan Dinas Keuangan, Selasa (31/05/2022), di ruangan Dulohupa DPRD Kabupaten Gorontalo lalu.
Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa mengatakan, saat ini adalah akhir Mei dan akan memasuki Juni. Itu artinya sudah memasuki bulan ketiga di triwulan kedua. Namun pencapaian PAD masih rendah dan di bawah 10 persen dari target di tahun sebelumnya, bahkan baru ada dua OPD yang mencapai 30 persen.
“Dari sekian banyak OPD di Kabupaten Gorontalo, baru dua yang capai 30 persen, yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” ungkap Ali Polapa.
Dikatakan Ali Polapa, untuk OPD yang serapan PAD-nya rendah, dalam waktu dekat ini akan diundang untuk melakukan rapat bersama dengan Komisi II.
“Dari penjelasan Sekretaris Badan Pendapatan, ternyata masih banyak OPD yang capaian PAD-nya dibawah 10 persen dari target, padahal sudah mau masuk bulan ke 6, jadi kita perlu tahu bersama apa penyebabnya dan akan kita ulas bersama, apa kendala yang dihadapi oleh OPD, sehingga target PAD mereka jauh dari harapan kita bersama,” tutur Ali Polapa.
Ditambahkan Ali, ditahun ini kita harus memperbanyak PAD, karena di tahun ini pula pembayaran PEN sudah harus dilakukan, sehingga bisa dipastikan keuangan daerah akan terkuras dan salah satu jalan untuk mengelola keuangan daerah dengan baik tentu dengan meningkatkan PAD, hingga dari rapat evaluasi dengan OPD-OPD yang belum capai target di triwulan pertama, bukan hanya akan menanyakan kendala, kita juga akan menggali potensi-potensi yang bisa dikelola oleh dinas tersebut.
“Ini semua demi menambah PAD kita, sebab masih banyak potensi yang bisa kita kelola tapi hanya dibiarkan begitu saja, jadi pada rapat nanti kita akan gali itu dari OPD-OPD,” kuncinya. (***)
Penulis: Deice Pomalingo
