Advertorial

Pertamina Patra Niaga Blokir 4.767 QR Code BBM Subsidi yang Disalahgunakan

×

Pertamina Patra Niaga Blokir 4.767 QR Code BBM Subsidi yang Disalahgunakan

Share this article
Pertamina Patra Niaga Blokir 4.767 QR Code BBM Subsidi yang Disalahgunakan
Pengawasan pengisian BBM oleh Pertamina Patra Niaga.

Hargo.co.id, SULSELPertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memblokir sebanyak 4.767 QR Code Subsidi Tepat sepanjang Januari hingga 4 September 2026.

Berita Terkait:  Silaturahmi dengan Pers, BPKH Ungkap Usulan Formulasi Komposisi BPIH

Pemblokiran dilakukan terhadap QR Code yang terindikasi digunakan untuk melakukan pembelian BBM subsidi secara berulang atau menunjukkan pola transaksi yang dinilai tidak wajar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan penyaluran BBM subsidi agar distribusinya tetap tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang memang berhak.

Berita Terkait:  LPS: Jangan Ragu Nabung di Bank Umum, BPR dan Syariah

Pengawasan kembali dilakukan melalui monitoring langsung di salah satu SPBU di Kota Makassar, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Satpol PP, Polda Sulsel dan Dinas ESDM.

Berita Terkait:  Digiplus Kini Ada di Citimall Gorontalo, Yuk! Belanja Perangkat Elektronik Brand Ternama

Monitoring itu dilakukan sebagai tindak lanjut rapat koordinasi lintas sektoral Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas persoalan antrean di sejumlah SPBU sekaligus mengevaluasi penyaluran BBM subsidi.

Petugas tidak hanya memantau kondisi antrean, tetapi juga melakukan pengecekan transaksi pembelian BBM subsidi menggunakan QR Code Subsidi Tepat.

Berita Terkait:  Semarak HUT ke-81 RI, TASPEN Gorontalo Ajak Pensiunan Tetap Sehat dan Aktif

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mendeteksi pola pembelian yang berpotensi tidak sesuai ketentuan.

Menurut dia, data transaksi pada QR Code dapat digunakan untuk melihat riwayat pembelian pelanggan. Dari data tersebut, petugas dapat mengidentifikasi transaksi yang dilakukan secara berulang maupun pola pembelian yang dianggap tidak wajar.

Berita Terkait:  Bright Gas Didorong Jadi Pilihan Energi Petani Gowa untuk Pompa Irigasi

β€œMonitoring ini kami lakukan bersama dengan stakeholder terkait untuk memastikan penyaluran BBM Subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” kata Lilik.

Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya mengandalkan pemeriksaan di lapangan. Pertamina juga memanfaatkan sistem untuk memantau transaksi dan menelusuri pola pembelian BBM subsidi.

Berita Terkait:  Pemerintah Komit Kawal Penyelesaian Tali Asih PGP untuk Penambang Rakyat

Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan, transaksi tersebut akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Lilik menyebut pemblokiran ribuan QR Code merupakan salah satu bentuk tindakan terhadap pola transaksi yang terindikasi menyimpang.

Berita Terkait:  Dirjen P2EHU Tekankan Roadmap dan Kolaborasi UMKM dalam Pengembangan Ekosistem Haji

β€œPemblokiran QR Code dilakukan berdasarkan hasil identifikasi terhadap pola transaksi yang terindikasi tidak wajar. Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan untuk menjaga agar penyaluran BBM Subsidi tetap sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Pertamina memastikan pengawasan akan terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Berita Terkait:  Kades Trikora: Keberadaan Pelabuhan Lalape Sangat Membantu Warga

Koordinasi lintas instansi juga akan diperkuat untuk merespons kondisi di lapangan,

termasuk persoalan antrean dan potensi penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi.

Berita Terkait:  Siapkan Avtur Haji 2026, Pertamina Patra Niaga Jamin Penerbangan Lancar di 14 Embarkasi

Pertamina turut mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Masyarakat yang menemukan kendala atau memiliki informasi mengenai dugaan persoalan dalam penyaluran BBM subsidi dapat melaporkannya

Berita Terkait:  121 Bidang Tanah Warga di Jalur Akses PT IGL Kini Bersertifikat

melalui layanan Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti.(Rls)