Advertorial

Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango

×

Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango

Share this article
Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango
Disela-sela pelaksanaan edukasi tentang Rupiah, pihak BI Perwakilan Gorontalo menyerahkan bingkisan kepada siswa di SDN 7 Bone, Sabtu (26/9/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Edukasi tentang Rupiah terus diperluas hingga ke wilayah pelosok.

Berita Terkait:  Kegiatan Bisnis PT. BTL dan IGL Sesuai Aturan dan Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo bersama Komunitas 1000 Guru Gorontalo membawa pesan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) kepada pelajar dan masyarakat Desa Ilohuuwa, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan tersebut dikemas melalui program POLOPALO (Literasi Rupiah Menyapa Pelosok Gorontalo) yang berkolaborasi dengan program TNT (Traveling & Teacher). Edukasi berlangsung di SDN 7 Bone, Sabtu (26/9/2026).

Berita Terkait:  Warga Pinogu: Sawaludin, Sosok Politisi Santun dan Merakyat

Tidak sekadar mengenalkan Rupiah sebagai alat pembayaran, BI juga mengajak siswa dan masyarakat memahami pentingnya merawat uang, mengenali ciri keasliannya, serta memperlakukannya dengan baik agar tetap layak edar.

Plh Kepala Perwakilan BI Gorontalo, M. Andi Destriyan H.B. Alydrus, mengatakan edukasi Rupiah merupakan bagian dari tanggung jawab BI kepada seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait:  Pasokan LPG 3 Kg Ditambah hingga 65 Persen, Pertamina Prioritaskan Sentra Pertanian

Menurutnya, literasi Rupiah tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan. Masyarakat di daerah dengan akses yang lebih sulit juga memiliki hak mendapatkan pemahaman yang sama mengenai Rupiah.

“BI memiliki kewajiban untuk mengedukasi seluruh masyarakat. Kami tidak ingin edukasi hanya dilakukan di kota atau wilayah yang aksesnya mudah, tetapi juga menyasar pelosok yang aksesnya lebih menantang,” ujar Andi.
Berita Terkait:  1.613 Mahasiswa UNG Dapat Buku Tabungan KIP Kuliah, BTN Siapkan Kejutan Laptop hingga Gadget

Kolaborasi bersama Komunitas 1000 Guru Gorontalo menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan edukasi tersebut. Melalui POLOPALO, pesan tentang Rupiah dibawa langsung ke sekolah dan komunitas masyarakat di berbagai wilayah.

Nama POLOPALO sendiri diambil dari salah satu alat musik tradisional Gorontalo. Program ini sepanjang 2026 telah menyambangi sejumlah daerah, di antaranya Desa Olibu di Kabupaten Boalemo, Desa Dudepo di Gorontalo Utara, Desa Pangahu di Kabupaten Gorontalo, serta Desa Ilohuuwa di Bone Bolango.

Berita Terkait:  Kisah Inspiratif Nadya, Wanita yang Biayai Pengobatan Ayahnya Pasca Bergabung di BTPN Syariah

Selain melalui program POLOPALO, BI Gorontalo juga melakukan edukasi secara mandiri di Kecamatan Pinogu, Bone Bolango, saat mendampingi kunjungan Gubernur Gorontalo beberapa waktu lalu.

Dengan rangkaian tersebut, sedikitnya lima wilayah pelosok telah dijangkau BI Gorontalo untuk mendapatkan edukasi CBP Rupiah sepanjang 2026.

Berita Terkait:  Jelang Pra POPNAS, CSL Spartanz Basketball Club Lakukan Latihan Terpusat

Materi yang disampaikan pun dekat dengan kehidupan sehari-hari. Masyarakat dan para siswa diingatkan untuk menjaga kondisi fisik uang dengan tidak melipat, merobek, mencoret maupun menstapler Rupiah.

Mereka juga diperkenalkan cara sederhana untuk mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang.

Berita Terkait:  Demo Anarkis di Pohuwato, PT. PETS: 2.200 Penambang Sudah Terima Tali Asih

“Intinya, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah adalah supaya masyarakat dan adik-adik di sini mencintai Rupiah, mengenali dan merawatnya. Uang jangan dilipat, disobek atau distapler. Untuk mengenali uang palsu, bisa dilakukan dengan 3D, yaitu dilihat, diraba dan diterawang,” jelas Andi.(Ndi)