Advertorial

Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango

×

Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango

Share this article
Bank Indonesia Bawa Edukasi Rupiah hingga Pelosok Bone Bolango
Disela-sela pelaksanaan edukasi tentang Rupiah, pihak BI Perwakilan Gorontalo menyerahkan bingkisan kepada siswa di SDN 7 Bone, Sabtu (26/9/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Edukasi tentang Rupiah terus diperluas hingga ke wilayah pelosok.

Berita Terkait:  Industri Biomassa Gorontalo Bebas Deforestasi, Ribuan Rakyat Makin Sejahtera Berkat BJA Group

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo bersama Komunitas 1000 Guru Gorontalo membawa pesan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) kepada pelajar dan masyarakat Desa Ilohuuwa, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan tersebut dikemas melalui program POLOPALO (Literasi Rupiah Menyapa Pelosok Gorontalo) yang berkolaborasi dengan program TNT (Traveling & Teacher). Edukasi berlangsung di SDN 7 Bone, Sabtu (26/9/2026).

Berita Terkait:  Citimall Gorontalo Tebar Kebaikan Iduladha 1447 H, Salurkan Hewan Kurban For Warga

Tidak sekadar mengenalkan Rupiah sebagai alat pembayaran, BI juga mengajak siswa dan masyarakat memahami pentingnya merawat uang, mengenali ciri keasliannya, serta memperlakukannya dengan baik agar tetap layak edar.

Plh Kepala Perwakilan BI Gorontalo, M. Andi Destriyan H.B. Alydrus, mengatakan edukasi Rupiah merupakan bagian dari tanggung jawab BI kepada seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Isu Larangan Pertalite untuk Kendaraan Tertentu Hoaks

Menurutnya, literasi Rupiah tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan. Masyarakat di daerah dengan akses yang lebih sulit juga memiliki hak mendapatkan pemahaman yang sama mengenai Rupiah.

“BI memiliki kewajiban untuk mengedukasi seluruh masyarakat. Kami tidak ingin edukasi hanya dilakukan di kota atau wilayah yang aksesnya mudah, tetapi juga menyasar pelosok yang aksesnya lebih menantang,” ujar Andi.
Berita Terkait:  Bareng CV. Azalea Berkah Abadi, Yayasan Kumala Vaza Grup akan Salurkan CSR ke 20 Sekolah

Kolaborasi bersama Komunitas 1000 Guru Gorontalo menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan edukasi tersebut. Melalui POLOPALO, pesan tentang Rupiah dibawa langsung ke sekolah dan komunitas masyarakat di berbagai wilayah.

Nama POLOPALO sendiri diambil dari salah satu alat musik tradisional Gorontalo. Program ini sepanjang 2026 telah menyambangi sejumlah daerah, di antaranya Desa Olibu di Kabupaten Boalemo, Desa Dudepo di Gorontalo Utara, Desa Pangahu di Kabupaten Gorontalo, serta Desa Ilohuuwa di Bone Bolango.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan Energi Prima Hadapi Arus Balik Lebaran di Sulawesi

Selain melalui program POLOPALO, BI Gorontalo juga melakukan edukasi secara mandiri di Kecamatan Pinogu, Bone Bolango, saat mendampingi kunjungan Gubernur Gorontalo beberapa waktu lalu.

Dengan rangkaian tersebut, sedikitnya lima wilayah pelosok telah dijangkau BI Gorontalo untuk mendapatkan edukasi CBP Rupiah sepanjang 2026.

Berita Terkait:  Ida: Stop Hoaks Tentang Pengelolaan Dana Haji

Materi yang disampaikan pun dekat dengan kehidupan sehari-hari. Masyarakat dan para siswa diingatkan untuk menjaga kondisi fisik uang dengan tidak melipat, merobek, mencoret maupun menstapler Rupiah.

Mereka juga diperkenalkan cara sederhana untuk mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Sulselbar Aman, Ajak Semua Pihak Urai Antrean SPBU

“Intinya, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah adalah supaya masyarakat dan adik-adik di sini mencintai Rupiah, mengenali dan merawatnya. Uang jangan dilipat, disobek atau distapler. Untuk mengenali uang palsu, bisa dilakukan dengan 3D, yaitu dilihat, diraba dan diterawang,” jelas Andi.(Ndi)