Metropolis

PETI Botudulanga Masih Merajalela, Kapolres Pohuwato: Kalau Nekat, Kita Sikat!

×

PETI Botudulanga Masih Merajalela, Kapolres Pohuwato: Kalau Nekat, Kita Sikat!

Share this article
PETI Botudulanga Masih Merajalela, Kapolres Pohuwato: Kalau Nekat, Kita Sikat!
Sejumlah alat berat beroperasi di kawasan yang diduga menjadi lokasi PETI di Botudulanga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato. (Foto: Ronal Tine)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Botudulanga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, masih menjadi sorotan. Meski penertiban terus dilakukan kepolisian, sejumlah alat berat dilaporkan masih beroperasi di kawasan tersebut.

Berita Terkait:  Polresta Gorontalo Kota Ringkus Remaja Pelaku Pemerkosaan

Kondisi ini tak hanya memunculkan persoalan dugaan pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Material lumpur dari area pertambangan dilaporkan mulai mendekati badan jalan yang menjadi akses penghubung warga.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas hingga membahayakan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Berita Terkait:  Ditinggal Pergi Berobat ke Luar Kampung, Rumah Warga Desa Pelita Hijau Hangus Terbakar

Pantauan pada Rabu (14/10/2026) menunjukkan dua unit excavator merek Komatsu dan Hitachi tengah beroperasi di lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas PETI. Tak hanya itu, sejumlah alat berat lain dengan merek Kobelco, Sany, Zoomlion, hingga CAT juga terlihat di beberapa titik kawasan Botudulanga.

Banyaknya alat berat yang berada di kawasan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas aktivitas pertambangan, perizinan operasional, serta efektivitas pengawasan di lapangan.

Berita Terkait:  Seorang SPG Nekat Akhiri Hidup dengan Membakar Diri

Apabila terbukti menjalankan aktivitas pertambangan tanpa izin, kegiatan tersebut perlu ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apalagi, dampaknya berpotensi meluas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga terganggunya fasilitas umum dan keselamatan warga.

Di sisi lain, kepolisian memastikan upaya penertiban belum berhenti. Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., menegaskan jajarannya akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI yang masih berlangsung.

Berita Terkait:  Polresta Gorontalo Kota Ungkap Perdagangan Orang di Tempat Hiburan Malam

Ia mengatakan, hasil operasi penertiban sepanjang Oktober 2026 masih dalam proses pendataan karena kegiatan di lapangan belum berakhir.

Busroni juga melontarkan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang masih nekat menjalankan aktivitas pertambangan ilegal.
Berita Terkait:  UNG Siap Bertanggungjawab atas Insiden yang Menimpa Mahasiswa KKN di Bulawa

“Kalau mereka masih nekat, ya sudah. Misalnya nanti ketangkap, eksekusi aja,” tegas Busroni.

Perwira berpangkat dua melati itu menegaskan, kepolisian tidak akan tinggal diam menghadapi aktivitas PETI yang masih ditemukan di wilayah hukum Pohuwato.

Berita Terkait:  Tega! Seorang Ayah di Kabgor Gagahi Anak Kandungnya Hingga Hamil

“Kami juga nggak tinggal diam, kami terus melakukan penertiban,” tandasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa operasi penertiban masih berlanjut.

Berita Terkait:  Ngamuk Sambil Acungkan Sajam, Seorang Warga Komplek Pasar Sentral Diamankan Polisi

Namun, keberadaan sejumlah alat berat di Botudulanga sekaligus menjadi tantangan bagi aparat

untuk memastikan aktivitas pertambangan yang diduga ilegal itu benar-benar dapat dihentikan.

Berita Terkait:  Seorang Pria Tanpa Identitas Tenggelam Saat Memancing di Pintu Air Tabumela

Selain penegakan hukum, pengawasan terhadap dampak lingkungan dan kondisi badan jalan di sekitar lokasi juga menjadi perhatian penting agar aktivitas tambang tidak membahayakan masyarakat.(Roy)