Hargo.co.id, GORONTALO – Rangkaian visitasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 memasuki hari ketiga. Tim juri kali ini melakukan penilaian di Perpustakaan Mekar Indah, Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Senin (7/9/2026).
Visitasi menjadi salah satu tahapan penting untuk menilai secara langsung penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan yang menjadi peserta lomba. Berbagai aspek, mulai dari pengelolaan, program, inovasi hingga pemanfaatan perpustakaan oleh masyarakat, menjadi bagian dari penilaian.
Tim juri terdiri atas Pustakawan Ahli Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Erna Harmain, unsur akademisi Ampauleng Zainuddin, serta pegiat literasi Apris Nawu.
Ketiganya melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Perpustakaan Mekar Indah sekaligus menggali berbagai program dan inovasi yang telah dijalankan.
Dalam visitasi tersebut, Pengelola Perpustakaan Mekar Indah Rifaldiyanto Uliyani juga mempresentasikan berbagai program dan upaya pengembangan perpustakaan di Desa Bunuyo di hadapan tim juri.
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Sjafruddin Adam berharap Perpustakaan Mekar Indah mampu memberikan hasil terbaik dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan Perpustakaan Mekar Indah dalam lomba tahun ini menjadi momentum untuk menunjukkan berbagai perkembangan dan pembenahan yang telah dilakukan.
Terlebih, pada tahun sebelumnya perpustakaan Desa Bunuyo juga mengikuti kompetisi serupa dan menempati peringkat keenam.
“Pengalaman tahun sebelumnya harus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi. Mudah-mudahan tahun ini bisa memberikan yang terbaik dan meraih juara pertama,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto mengatakan,
lomba perpustakaan desa/kelurahan tidak hanya bertujuan menentukan perpustakaan terbaik.
Lebih dari itu, lomba tersebut menjadi sarana mendorong desa dan kelurahan agar terus mengembangkan perpustakaan sebagai pusat informasi, pembelajaran, kreativitas dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Ridwan, perpustakaan desa yang aktif dan inovatif memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya baca sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan.
“Jadi bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara. Yang paling penting bagaimana setiap perpustakaan desa dan kelurahan terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan perpustakaan juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan dan literasi.
Maka dari itu, hasil dari proses visitasi diharapkan tidak berhenti pada penetapan pemenang.
Setiap peserta diharapkan dapat menjadikan kompetisi tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pengelolaan
dan menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapannya perpustakaan desa bisa semakin aktif, tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat dan pengembangan potensi yang ada di desa,” pungkasnya.
Kegiatan visitasi turut dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto, Sekretaris Dinas Rudi Wahyudin Erfan Daenunu bersama sejumlah staf.
Rombongan disambut Kepala Desa Bunuyo Nikson Husain, Camat Paguat Andri A.R. Pakilie, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pohuwato Kadir Amran, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato Risnawati Ali serta Wakil Bupati Pohuwato Iwan Sjafruddin Adam. (Diyanti)












