Gorontalo

Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah

×

Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah

Share this article
Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah
Suasana pelaksanaan wisuda Unisan Gorut yang dihadiri Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, Selasa (23/9/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara (Gorut) berlangsung khidmat di Grand Sumber Ria Ballroom, Selasa (23/9/2025).

Berita Terkait:  395 Warga di Dua Kelurahan di Limboto Terima Bantuan Beras CPP Daerah

Pada momentum sakral wisuda Program Sarjana (S1) tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, diundang khusus menyampaikan orasi ilmiah bertajuk Smart Government dan Kebijakan Fiskal: Peran Alumni dalam Mendorong Kemandirian Daerah.

Dalam orasinya, Danial Ibrahim menegaskan bahwa tantangan utama daerah saat ini adalah ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat.

Berita Terkait:  Rapat dengan Pelaku UMKM, Ketua Panitia GHM Bahas Mekanisme Dukungan

Solusinya, kata dia, bukan sekadar menunggu transfer dana, tetapi mendorong transformasi tata kelola menuju Smart Government yang memanfaatkan teknologi digital, transparansi, dan partisipasi publik.

Danial Ibrahim menambahkan, ada empat strategi kemandirian fiskal daerah. Pertama, intensifikasi dan ekstensifikasi PAD yang bisa dilakukan dengan membangun sistem penerimaan yang modern, transparan, dan berkeadilan.

Berita Terkait:  Gusnar Ismail Ajak Jamaah Masjid Al Jihad Jaga Persatuan Demi Kemajuan Gorontalo

Intensifikasi, digitalisasi pajak dan retribusi dengan real-time monitoring, pemetaan wajib pajak berbasis data, serta peningkatan kepatuhan melalui insentif dan penegakan hukum.

Ekstensifikasi, menggali potensi baru seperti sport tourism, pariwisata budaya, agro-maritim, energi & sumber daya mineral (ESDM), serta ekonomi kreatif digital.

Berita Terkait:  Zukri Suratinojo: Lomba Kelurahan Dinilai dari Tiga Aspek

“Kedua efisiensi pengeluaran. Efisiensi tidak boleh sekadar dimaknai pemangkasan belanja, melainkan memastikan setiap rupiah menjadi investasi sosial dan ekonomi,” ujar Danial Ibrahim.

“Belanja publik diarahkan pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Belanja aparatur difokuskan pada peningkatan kinerja dan pelayanan. Anggaran pembangunan diprioritaskan pada program yang memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat,” tambah Danial Ibrahim.
Berita Terkait:  Gubernur Gusnar: KORPRI Kekuatan Pokok Penyelenggaraan Pemerintahan

Strategi ketiga, menurut Danial Ibrahim, yakni promosi investasi berbasis hilirisasi investasi harus meninggalkan nilai tambah di daerah, bukan hanya mengalirkan bahan mentah keluar.

“Jagung diolah menjadi pakan dan produk turunan, perikanan dikembangkan menjadi industri olahan, peternakan sapi diarahkan bukan sekadar jual sapi hidup, tetapi juga industri daging, kulit, dan susu dan energi terbarukan berbasis potensi lokal dimajukan,” ujar Danial Ibrahim.

Berita Terkait:  Dispora Lengkapi Sarana Prasarana Di SPOBDA Provinsi Gorontalo

Dengan strategi ini, Gorontalo diharapkan menjadi pusat industri bernilai tambah, bukan sekadar lumbung bahan mentah.

Selanjutnya strategi yang keempat. Yaitu, penta helix collaboration kemandirian fiskal membutuhkan sinergi lima unsur utama. Yaitu, Pemerintah: regulasi ramah investasi, infrastruktur, tata kelola transparan. Akademisi: SDM unggul, riset berbasis data, inovasi kebijakan. Dunia Usaha: investasi produktif, hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja.

Berita Terkait:  Kinerja Keuangan Pemprov Gorontalo Tergolong Sehat

Komunitas & Pemuda: partisipasi publik, literasi fiskal, kontrol sosial. Media: penyebaran informasi, edukasi publik, dan pembentukan opini sehat.

Alumni sebagai Aktor Kunci.

Berita Terkait:  Jelang Pemilu, Penjagub Minta ASN jadi Perekat dan Pemersatu Bangsa

Lebih jauh, Danial menekankan bahwa alumni adalah aktor kunci dalam mewujudkan kemandirian daerah. Ia merumuskan empat peran utama. Pertama, birokrat inovatif yang mendorong digitalisasi fiskal, kedua peneliti yang menyumbang kajian berbasis data, entrepreneur yang membuka lapangan kerja dan agen sosial yang menggerakkan literasi fiskal dan partisipasi publik.

“Gelar yang kalian raih hari ini bukan sekadar pengakuan akademik, tetapi mandat untuk memberi kontribusi nyata. Jadilah alumni yang cerdas digital, teguh moral, kreatif ekonomi, dan peduli kemajuan daerah,” pesan Danial di hadapan ratusan wisudawan dan orang tua.

Berita Terkait:  Hari Pertama Pelaksanaan Program MBG di Provinsi Gorontalo Berjalan Lancar

Wisuda Universitas Ichsan Gorontalo Utara tahun ini diikuti ratusan lulusan dari berbagai program studi.

Momentum ini tidak hanya menandai keberhasilan akademik,

Berita Terkait:  KORMI Matangkan Persiapan Kegiatan Jalan Sehat

tetapi juga mengukuhkan komitmen kampus untuk mencetak generasi muda yang siap menjawab tantangan pembangunan daerah di era digital.(Rls)