Gorontalo

Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah

×

Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah

Share this article
Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah
Suasana pelaksanaan wisuda Unisan Gorut yang dihadiri Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, Selasa (23/9/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara (Gorut) berlangsung khidmat di Grand Sumber Ria Ballroom, Selasa (23/9/2025).

Berita Terkait:  Kaltim jadi Pasar Utama Penjualan Sapi Gorontalo

Pada momentum sakral wisuda Program Sarjana (S1) tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, diundang khusus menyampaikan orasi ilmiah bertajuk Smart Government dan Kebijakan Fiskal: Peran Alumni dalam Mendorong Kemandirian Daerah.

Dalam orasinya, Danial Ibrahim menegaskan bahwa tantangan utama daerah saat ini adalah ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat.

Berita Terkait:  Hadiri Paripurna HUT ke-21 Bone Bolango, Penjagub: Kabupaten ini Terus Berkembang

Solusinya, kata dia, bukan sekadar menunggu transfer dana, tetapi mendorong transformasi tata kelola menuju Smart Government yang memanfaatkan teknologi digital, transparansi, dan partisipasi publik.

Danial Ibrahim menambahkan, ada empat strategi kemandirian fiskal daerah. Pertama, intensifikasi dan ekstensifikasi PAD yang bisa dilakukan dengan membangun sistem penerimaan yang modern, transparan, dan berkeadilan.

Berita Terkait:  Kukuhkan Forum Kompak, Penjagub: Banggalah Jadi Penyuluh Antikorupsi

Intensifikasi, digitalisasi pajak dan retribusi dengan real-time monitoring, pemetaan wajib pajak berbasis data, serta peningkatan kepatuhan melalui insentif dan penegakan hukum.

Ekstensifikasi, menggali potensi baru seperti sport tourism, pariwisata budaya, agro-maritim, energi & sumber daya mineral (ESDM), serta ekonomi kreatif digital.

Berita Terkait:  Tahun Depan, Indeks Desa Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan

“Kedua efisiensi pengeluaran. Efisiensi tidak boleh sekadar dimaknai pemangkasan belanja, melainkan memastikan setiap rupiah menjadi investasi sosial dan ekonomi,” ujar Danial Ibrahim.

“Belanja publik diarahkan pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Belanja aparatur difokuskan pada peningkatan kinerja dan pelayanan. Anggaran pembangunan diprioritaskan pada program yang memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat,” tambah Danial Ibrahim.
Berita Terkait:  Sebanyak 11 Provinsi Diintervensi Program LAUTRA, Gorontalo Salah Satunya

Strategi ketiga, menurut Danial Ibrahim, yakni promosi investasi berbasis hilirisasi investasi harus meninggalkan nilai tambah di daerah, bukan hanya mengalirkan bahan mentah keluar.

“Jagung diolah menjadi pakan dan produk turunan, perikanan dikembangkan menjadi industri olahan, peternakan sapi diarahkan bukan sekadar jual sapi hidup, tetapi juga industri daging, kulit, dan susu dan energi terbarukan berbasis potensi lokal dimajukan,” ujar Danial Ibrahim.

Berita Terkait:  Wagub Idah Ajak Elite Politik Perkuat Sinergi Pembangunan

Dengan strategi ini, Gorontalo diharapkan menjadi pusat industri bernilai tambah, bukan sekadar lumbung bahan mentah.

Selanjutnya strategi yang keempat. Yaitu, penta helix collaboration kemandirian fiskal membutuhkan sinergi lima unsur utama. Yaitu, Pemerintah: regulasi ramah investasi, infrastruktur, tata kelola transparan. Akademisi: SDM unggul, riset berbasis data, inovasi kebijakan. Dunia Usaha: investasi produktif, hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja.

Berita Terkait:  Pj Gubernur Apresiasi Pembaiatan dan Sunatan Massal YAPHARA

Komunitas & Pemuda: partisipasi publik, literasi fiskal, kontrol sosial. Media: penyebaran informasi, edukasi publik, dan pembentukan opini sehat.

Alumni sebagai Aktor Kunci.

Berita Terkait:  Imbauan Gubernur Berdampak Positif Terhadap Perekaman KTP-El dan Aktivasi IKD

Lebih jauh, Danial menekankan bahwa alumni adalah aktor kunci dalam mewujudkan kemandirian daerah. Ia merumuskan empat peran utama. Pertama, birokrat inovatif yang mendorong digitalisasi fiskal, kedua peneliti yang menyumbang kajian berbasis data, entrepreneur yang membuka lapangan kerja dan agen sosial yang menggerakkan literasi fiskal dan partisipasi publik.

“Gelar yang kalian raih hari ini bukan sekadar pengakuan akademik, tetapi mandat untuk memberi kontribusi nyata. Jadilah alumni yang cerdas digital, teguh moral, kreatif ekonomi, dan peduli kemajuan daerah,” pesan Danial di hadapan ratusan wisudawan dan orang tua.

Berita Terkait:  Perpustakaan Mekar Indah Bunuyo Bidik Prestasi Terbaik

Wisuda Universitas Ichsan Gorontalo Utara tahun ini diikuti ratusan lulusan dari berbagai program studi.

Momentum ini tidak hanya menandai keberhasilan akademik,

Berita Terkait:  Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Pastikan Lokasi Agro dan Perikanan Siap Sambut Peserta Nasional

tetapi juga mengukuhkan komitmen kampus untuk mencetak generasi muda yang siap menjawab tantangan pembangunan daerah di era digital.(Rls)