Hargo.co.id, KALTIM – Permintaan ternak sapi Gorontalo dari berbagai daerah terus meningkat. Salah satunya dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini menjadi pasar utama sapi Gorontalo.
“Permintaan dari Kalimantan Timur terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan bahwa sapi Gorontalo sudah memiliki kualitas dan kualifikasi yang baik di tingkat nasional. Di samping itu ini bukan hanya penjualan sapi, tapi juga rantai ekonomi yang ikut bergerak, mulai dari petani pakan, pengangkutan, hingga tenaga kerja di sektor peternakan,” jelas Gubernur Gusnar Ismail, usai penandatangan kerja sama dengan Pemprov Kaltim, di Kota Samarinda, Selasa (28/10/2025).
Penandatanganan kerjasama bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ini, kata Gusnar sebagai langkah tindak lanjut untuk penjualan sapi antar kedua daerah.
Gusnar Ismail mengatakan, kualitas sapi Gorontalo yang sehat, berotot, serta memiliki bobot ideal, menjadi daya tarik bagi daerah lain.
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menjelaskan penandatanganan ini memastikan bahwa pemerintah siap menjawab persoalan ketahanan pangan di masyarakat.
Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Kaltim siap menjadi pasar sapi utama untuk Gorontalo.
“Kalimantan Timur siap membuka pintu kerja sama seluas-luasnya bagi Gorontalo. Apalagi 60 persen kebutuhan daging sapi kita itu berasal dari Gorontalo dan daerah lain,” jelas Rudy Mas’ud.
Kegiatan penandatanganan kerja sama antar daerah ini difasilitasi oleh Bank Indonesia. Kerja sama dalam rangka untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pengendalian infalasi daerah. (Rls)












