Gorontalo

Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas, Gusnar: Kebangkitan Tak Selamanya Bergantung pada Kekuatan Asing

×

Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas, Gusnar: Kebangkitan Tak Selamanya Bergantung pada Kekuatan Asing

Share this article
Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas, Gusnar_ Kebangkitan Tak Selamanya Bergantung pada Kekuatan Asing
Suasana pelaksanaan upcara peringatan Harkitnas yang digelar Pemprov Gorontalo, Selasa (20/5/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman rumah dinas Gubernur pada Selasa (20/5/2025).

Berita Terkait:  Sebelum Jalani Program PPAP, Delegasi Asal Gorontalo Dibina Kadispora

Upacara ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Gorontalo dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Berita Terkait:  Gusnar Rampungkan Penataan OPD, 67 Pejabat Pemprov Dilantik dan Dikukuhkan

Pertama, Gusnar Ismail menekankan pentingnya menjadikan momen bersejarah ini, bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai pengingat akan semangat kebangkitan yang terus relevan di era modern.

“117 tahun yang lalu, lahir kesadaran kolektif bangsa melalui Budi Utomo, yang menjadi titik awal keberanian untuk tidak menggantungkan diri pada kekuatan asing. Kebangkitan bukan peristiwa sekali jadi, melainkan semangat yang harus terus menyala menghadapi tantangan zaman,” ungkap Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Grand Model Indonesia 2023, Delegasi Gorontalo Harumkan Nama Daerah

Gusnar Ismail menyoroti berbagai tantangan kontemporer yang kini dihadapi bangsa, seperti krisis pangan global, ketegangan geopolitik, hingga ancaman terhadap kedaulatan digital.

Menurutnya, ditengah kompleksitas dunia saat ini, Indonesia harus mampu menjaga kemandirian dan menjadi pelaku aktif dalam percaturan global.

Berita Terkait:  Wagub Idah Salurkan Bantuan Pangan ke Warga Desa Ulapato A dan Mongolato

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran berkomitmen membangun kebangkitan nasional dari akar-akar kebutuhan dasar rakyatnya.

“Kebangkitan yang besar justru dibangun dari fondasi sederhana dari perut yang kenyang dan hati yang tenang,” katanya.

Berita Terkait:  Masuk Tahap Dua, Registrasi Identitas Kependudukan Digital Terus Berlanjut

Dalam 150 hari pertama pemerintahan, program makan bergizi gratis telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak Indonesia.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga telah dirasakan oleh lebih dari 777 ribu warga,

Berita Terkait:  Pembentukan Kopdes Merah Putih Capai 100 Persen, Mendes PDT Apresiasi Gubernur Gusnar

dengan pemanfaatan teknologi digital yang memudahkan akses layanan kesehatan.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial di ruang digital,

Berita Terkait:  Pemda Kabupaten Kota Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

salah satunya melalui peraturan tata kelola dan perlindungan anak di dunia maya.

“Langkah ini penting untuk menjamin anak-anak tumbuh dalam ekosistem digital yang sehat dan beretika,” tambah Gubernur Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Warga Mengaku Senang Dilayani Wagub saat Belanja di Pasar Murah Pemprov

Diakhir penyampaian, Gusnar Ismail mengatakan pemerintah telah menetapkan Asta Cita, delapan misi besar pembangunan, sebagai kompas utama kebangkitan nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebangkitan dengan langkah yang tenang, namun penuh keyakinan.(Mg-10)