Gorontalo

Pemda Kabupaten Kota Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

×

Pemda Kabupaten Kota Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

Share this article
Pemda Kabupaten Kota Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino
Penjagub Ismail Pakaya memimpin rapat Forkopimda yang dihadiri bupati wali kota, Jumat, (4/8/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya meminta seluruh Bupati dan Walikota, mengantisipasi kemungkinan kemarau panjang.

Berita Terkait:  714 Warga Binaan di Gorontalo dapat Remisi, Wagub Idah: Bentuk Apresiasi Pemerintah

Menurutnya, hal tersebut bisa saja terjadi akibat fenomena El Nino sebagaimana prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dimana, Lembaga memprediksi musim kemarau di tahun 2023 akan lebih kering jika dibandingkan dengan periode tiga tahun terakhir dari 2020 hingga 2022.

Berita Terkait:  GAPKI Wilayah Sulawesi Gelar Rakercab dan FGD Penetapan Harga TBS

Prediksi BMKG kemarau di Gorontalo akan berlangsung Juli – September 2023. Setiap kabupaten kota akan berbeda-beda dampaknya.

“Tadi kepala BMKG sudah menyampaikan ini kemarau panjang dan bahaya ada titik titik api,” kata Ismail dalam rapat Forkopimda, Jumat, (4/8/2023).

Berita Terkait:  Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Cara Pemprov Jaga Warisan Seni dan Budaya

“Mohon ini menjadi perhatian kita semua termasuk bupati wali kota. Puncak kemarau kita ada di bulan September. Tapi diprediksi fenomena ini panjang sampai bulan Januari 2024,” tambahnya.

Ismail juga meminta seluruh pemda untuk memperhatikan wilayahnya yang rawan air.

Berita Terkait:  Tetap Semangati Kontingen, Wagub Idah Kunjungi Buperta Cibubur Meski Tengah Sakit

Selain itu juga diharapkan untuk terus meyiapkan mobil pemadam disegala situasi. Ia menekankan kabupaten kota untuk lebih cepat bergerak jika terjadi kebakaran.

“Tolong disiagakan petugasnya, sehingga kalau ada kejadian kebakaran sebisa mungkin cepat kita selamatkan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Wagub Idah Jalani Prosesi Adat Mopotilolo di Kota Gorontalo

Hal lain yang menjadi penekanan, diharapkan kabupaten kota untuk bisa membentuk posko penanganan kemarau panjang.

Ismail meminta Posko berlokasi di depan kantor bupati masing masing yang dikoordinir oleh BPBD kabupaten kota.

Berita Terkait:  Perekaman KTP El Pemilih Pemula di Gorontalo Sudah Diatas 90 Persen

“Posko ini juga untuk memantau ketersediaan pangan. Ini Kabulog hadir, kami sudah tanya ketersediaan beras, minyak goreng, gula pasir dan lain-lain itu tersedia.

Tapi kita harus tetap pantau harganya, karena ini menjadi perhatian utama dari Pak Presiden untuk menghadapi El Nino paling penting adalah ketersediaan pangan,” tandasnya.

Berita Terkait:  Gusnar Dorong Gorontalo Jadi Sentra Peternakan dan Hilirisasi Kelapa di Sulawesi

Mengutip sumber terpercaya, El Nino adalah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah.

Pemanasan SML ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.(*) 

Berita Terkait:  APBD Perubahan 2023 Disetujui, Penjagub Apresiasi DPRD Provinsi Gorontalo

Penulis: Sucipto Mokodompis