Gorontalo

Wagub Idah Tekankan Pentingnya Ruang Transit saat Operasional Perdana SPPG MBG

×

Wagub Idah Tekankan Pentingnya Ruang Transit saat Operasional Perdana SPPG MBG

Share this article
Wagub Idah Tekankan Pentingnya Ruang Transit saat Operasional Perdana SPPG MBG
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie ketika meninjau pendistribusian perdana SPPG Surya Mentari Muhammadiyah di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulotalangi Timur, Kabupaten Bone Bolango, Senin (9/2/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya kesiapan ruang transit dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) saat meninjau pendistribusian perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surya Mentari Muhammadiyah di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulotalangi Timur, Kabupaten Bone Bolango, Senin (9/2/2026).

Berita Terkait:  Terkait Penindakan 4 WNA di Pohuwato, Disnakertrans Apresiasi Kantor Imigrasi Gorontalo

Kunjungan tersebut menandai hari pertama operasional SPPG Surya Mentari Muhammadiyah yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah melalui program MBG.

Dalam peninjauan itu, Wagub Idah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo Mario Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan dr. Anang S. Otoluwa, serta jajaran Tim Satuan Tugas MBG.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Canangkan Gerakan ASN Baca Al-Qur’an

Selain melihat langsung aktivitas SPPG, Idah juga mengunjungi sejumlah sekolah penerima manfaat MBG, di antaranya SDN 1 Bulotalangi Timur, SDN 2 Bulotalangi Timur, dan TK Kartika.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program, khususnya terkait ruang transit makanan di masing-masing sekolah.

Berita Terkait:  TPI di Kelurahan Tenda Segera Ditata, Sila: Akan Dikembalikan Sesuai Peruntukkan

“SPPG sudah saya tinjau, kemudian kami lanjutkan ke sekolah-sekolah untuk memastikan kesiapan ruang transit dan kelancaran distribusi. Ruang transit ini sangat penting sebagai tempat penerimaan dan pengecekan makanan sebelum dibagikan kepada siswa,” ujar Idah Syahidah.

Ia juga menegaskan bahwa pendistribusian MBG tetap dilakukan pada hari Sabtu. Namun, khusus hari tersebut menu yang disajikan berupa makanan kering.

Berita Terkait:  Wagub Idah: Ketahanan Pangan Daerah Kunci Keberhasilan Program MBG

Wagub mengingatkan pengelola SPPG agar lebih teliti dalam menjaga kualitas makanan kering, terutama terkait masa kedaluwarsa.

Tak hanya itu, Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo tersebut turut mengevaluasi penyajian buah dalam paket MBG.

Berita Terkait:  Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, Memastikan Sekolah di Gorut Ramah Anak

Hal ini bertujuan agar buah yang memiliki kulit tidak dimasukkan ke dalam ompreng,

melainkan disajikan secara terpisah guna menghindari potensi kontaminasi dengan makanan lain.

Berita Terkait:  Koordinasi Penggunaan Dana Desa untuk Penanganan Stunting Sangat Penting

“Untuk menu hari pertama, saya nilai sudah baik. Kualitas menu dan pelayanan ini harus terus dijaga, jangan hanya bagus di awal lalu menurun. Anak-anak juga perlu diingatkan untuk membawa sendok dan tumbler air sendiri,” tegasnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini di Kabupaten Bone Bolango telah beroperasi tujuh SPPG dari total 20 SPPG yang direncanakan

Berita Terkait:  Pemerintah Kabupaten/Kota Diimbau Tak Naikkan PBB

akan dibangun guna mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.(Rls)