Gorontalo

Penyuluh Jangan Dianaktirikan, Gubernur Gusnar: Ini Soal Keadilan di Lapangan

×

Penyuluh Jangan Dianaktirikan, Gubernur Gusnar: Ini Soal Keadilan di Lapangan

Sebarkan artikel ini
Penyuluh Jangan Dianaktirikan, Gubernur Gusnar_ Ini Soal Keadilan di Lapangan
Pertemuan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dengan jajaran agro-maritim di Marisa.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pertemuan jajaran agro-maritim di Marisa berlangsung hangat namun sarat makna. Dalam forum yang mempertemukan berbagai instansi pusat dan daerah itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun sektor pertanian dan perikanan di daerah.

Berita Terkait:  Bisa jadi Pengganti KTP, Warga Diminta Segera Aktivasi IKD

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat ditentukan oleh kerja nyata di lapangan, terutama peran para penyuluh yang bersentuhan langsung dengan petani dan nelayan.

Dalam arahannya, Gubernur Gusnar Ismail secara terbuka menyoroti masih adanya ketimpangan kesejahteraan yang dirasakan para penyuluh. Ia meminta adanya evaluasi serius terhadap skema tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Berita Terkait:  Penjagub Gorontalo Lantik Dewan Pengawas BLUD RSUD dr. Hasri Ainun Habibie

“Saya ingin ada keadilan. Jangan sampai yang bekerja di kantor dengan fasilitas nyaman justru menerima TPP lebih besar dibanding mereka yang bekerja di lapangan. Ini tidak adil,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).

Selain isu kesejahteraan, Gubernur Gusnar Ismail juga menyampaikan kabar positif bagi sektor pertanian.

Berita Terkait:  Lepas Peserta PPAP 2025 ke Bali dan Kalteng, Danial: Jaga Nama Baik Daerah

Pemerintah Provinsi Gorontalo memperoleh bantuan benih untuk lahan seluas 16.000 hektare dari Kementerian Pertanian.

Bantuan ini dinilai sebagai peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama agar pemanfaatannya tepat sasaran.

Berita Terkait:  PENAS XVII Jadi Berkah Ekonomi Warga, UMKM hingga Bentor Panen Rezeki

Ia juga mendorong percepatan sejumlah program strategis, di antaranya Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan Koperasi Desa Terpadu.

Tak ketinggalan, inovasi “Aksi Nelayan” turut disinggung sebagai upaya memperbaiki tata kelola hasil tangkapan agar lebih adil dan berdampak langsung bagi nelayan.

Berita Terkait:  Peserta PENAS Petani dan Nelayan XVII Aceh Tiba di Gorontalo, Apresiasi Sambutan Hangat Pemda

Di akhir sambutannya, Gubernur Gusnar mengajak seluruh ASN dan tenaga pendamping untuk bekerja dengan sepenuh hati,

tidak sekadar menjalankan kewajiban administratif.

Berita Terkait:  Kenangan Manis Gubernur dengan Irjen Eko: Sukses Jalankan Tugas Prabowo Tingkatkan Produksi Jagung

Ia menegaskan, sektor pangan merupakan fondasi utama ketahanan daerah yang membutuhkan keseriusan, kolaborasi,

dan komitmen bersama demi mewujudkan Gorontalo yang lebih maju dan sejahtera. (mg-06)

Berita Terkait:  Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan