Gorontalo

Perpustakaan Nuwair Liluwo Jalani Visitasi Lomba Tingkat Provinsi Gorontalo

×

Perpustakaan Nuwair Liluwo Jalani Visitasi Lomba Tingkat Provinsi Gorontalo

Share this article
Perpustakaan Nuwair Liluwo Jalani Visitasi Lomba Tingkat Provinsi Gorontalo
Penilaian lomba kelurahan tingkat Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan Dinas Arpus Provinsi Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Perpustakaan Nuwair di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, mendapat kesempatan menunjukkan kualitas pengelolaannya dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo 2026.

Berita Terkait:  Wagub Idah Jalani Prosesi Adat Mopotilolo di Kota Gorontalo

Penilaian lapangan atau visitasi terhadap perpustakaan tersebut berlangsung Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi perpustakaan desa/kelurahan terbaik di tingkat Provinsi Gorontalo.

Perpustakaan Nuwair sebelumnya berhasil meraih predikat juara pertama pada tingkat kabupaten/kota. Capaian itu mengantarkan perpustakaan tersebut menjadi salah satu peserta yang diperhitungkan dalam kompetisi tingkat provinsi.

Berita Terkait:  Kekeringan Diprediksi hingga November, Pemprov Gorontalo Siapkan Sumur Bor

Dalam visitasi, tim juri melakukan penilaian secara langsung terhadap berbagai aspek pengelolaan perpustakaan. Tidak hanya kondisi sarana dan prasarana, penilaian juga menyasar kualitas pelayanan, pengelolaan koleksi, administrasi, kegiatan literasi serta inovasi yang dikembangkan untuk masyarakat.

Tim juri terdiri dari Pustakawan Ahli Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Erna Harmain, akademisi Ampauleng Zainuddin, serta pegiat literasi Apris Nawu.

Berita Terkait:  Evaluasi Program Kerja Dinas P2PA, Penjagub: Teruslah Bersemangat

Mereka melakukan observasi sekaligus mencocokkan kondisi di lapangan dengan dokumen dan bukti dukung yang menjadi bagian dari instrumen penilaian.

Pengelola Perpustakaan Nuwair, Zulkifli, turut memaparkan berbagai program yang telah dijalankan. Presentasi tersebut mencakup pengelolaan perpustakaan, pemanfaatan koleksi, kegiatan literasi serta berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Berita Terkait:  Penjagub Gorontalo: Ekspor Jadi Alternatif Stabilkan Harga Jagung

Program-program tersebut diarahkan agar perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca atau meminjam buku,

tetapi juga mampu menjadi ruang belajar dan pusat informasi bagi masyarakat Kelurahan Liluwo.

Berita Terkait:  Pengangkatan Riris Ismail Sebagai Komisaris BSG Disebut Keputusan Kolektif

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto mengatakan, pelaksanaan lomba perpustakaan desa dan kelurahan memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menentukan pemenang.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi momentum untuk mendorong setiap perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan meningkatkan kualitas pengelolaan serta pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Beberkan Alasan Belum Jalankan Putusan Mahkamah Agung

“Perpustakaan desa dan kelurahan harus terus berinovasi agar keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga menjadi pusat informasi, pembelajaran dan kegiatan literasi masyarakat,” kata Ridwan.

Ia menambahkan, perpustakaan yang dikelola secara optimal dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Guyur Bantuan di Kota Utara, Herni: Terima Kasih Pak Gubernur dan Ibu Wagub

Untuk itu, pengembangan perpustakaan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, pengelola perpustakaan, sekolah, komunitas literasi hingga masyarakat dinilai memiliki peran dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Berita Terkait:  Soal Nasib 329 Guru Non Database, Pemprov Sudah Berjuang dengan Beragam Cara

Ridwan juga mendorong agar perpustakaan dikembangkan sebagai ruang pembelajaran yang aktif dan produktif.

Dengan demikian, manfaat perpustakaan tidak sebatas menyediakan bahan bacaan,

Berita Terkait:  Giliran Gorontalo Disapa Program Mendobrak Batas NPC Indonesia

tetapi turut membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas.

Seluruh hasil observasi dan penilaian dalam tahapan visitasi selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dewan juri

Berita Terkait:  Bareng Pemkab dan Pemkot, Pemprov akan Intervensi 5.132 Anak Tengkes di Gorontalo

untuk menentukan perpustakaan desa/kelurahan terbaik tingkat Provinsi Gorontalo 2026.

Perpustakaan yang nantinya meraih predikat terbaik diharapkan tidak hanya unggul dalam aspek administrasi dan fasilitas,

Berita Terkait:  Bareng Pemkab dan Pemkot, Pemprov akan Intervensi 5.132 Anak Tengkes di Gorontalo

tetapi juga mampu menunjukkan inovasi serta dampak nyata terhadap masyarakat.(Diyanti)