Hargo.co.id, GORONTALO – Perempuan di desa dinilai memiliki peran strategis dalam ikut menjaga sekaligus menggerakkan pembangunan.
Oleh karena itu, keberadaan Srikandi Jaga Desa di Provinsi Gorontalo didorong agar tidak berhenti sebatas aktivitas organisasi.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan Srikandi Jaga Desa harus mampu menunjukkan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wagub Idah yang juga menjabat Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Provinsi Gorontalo saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Islamic Fashion Carnival di pelataran Menara Pakaya, Kabupaten Gorontalo, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang digelar Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo itu dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Menurut Wagub Idah Syahidah, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ruang silaturahmi masyarakat.
Lebih dari itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat eksistensi Srikandi Jaga Desa
agar semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia mendorong para anggota Srikandi Jaga Desa untuk mengambil peran sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
“Organisasi ini diharapkan juga menjaga desa yang ada di desa masing-masing dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Wagub Idah Syahidah.
Ia menilai, upaya menjaga desa tidak dapat dilakukan sendiri. Maka dari itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat,
termasuk dengan aparat penegak hukum melalui program Jaga Desa yang melibatkan Kejaksaan.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
Wagub Idah juga berharap Srikandi Jaga Desa semakin berkembang dan memiliki jaringan yang kuat di seluruh Gorontalo.
Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut perlu diperluas hingga tingkat kabupaten dan kota sehingga semakin banyak perempuan yang terlibat dalam upaya membangun desa.
Ia pun meminta kegiatan Srikandi Jaga Desa ke depan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menghadirkan program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan untuk kegiatan-kegiatan yang akan datang, Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo tetap eksis dan memperlihatkan bahwa Srikandi Jaga Desa mampu untuk membangun Provinsi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo,” katanya.
Di sisi lain, Wagub Idah memberikan apresiasi terhadap keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
dalam kegiatan Islamic Fashion Carnival.
Menurutnya, kegiatan yang mampu mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar dapat menjadi ruang promosi
sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Ia berharap aktivitas seperti itu terus berkembang sehingga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
“Mudah-mudahan dagangannya semakin laris dengan seluruh kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.(Diyanti)












