Gorontalo

115 UMKM Telaga Terima Bantuan Bahan Produksi, Idah: Jangan Sampai Habis Tanpa Hasil

×

115 UMKM Telaga Terima Bantuan Bahan Produksi, Idah: Jangan Sampai Habis Tanpa Hasil

Share this article
115 UMKM Telaga Terima Bantuan Bahan Produksi, Idah: Jangan Sampai Habis Tanpa Hasil
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menyerahkan secara simbolis bantuan program pengembangan usaha untuk pelaku UMKM di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Senin, (31/8/2026). (Foto: Nova Diskominfotik).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menyalurkan bantuan bahan produksi bagi pelaku usaha mikro melalui Program Pengembangan Usaha Tahun 2026.

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Harap Kolaborasi TNI dan Pemerintah Gorontalo Terus Berjalan Baik

Sebanyak 115 pelaku UMKM di Kecamatan Telaga, Telaga Biru, dan wilayah sekitarnya menjadi penerima bantuan yang diserahkan di Kantor Camat Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Senin (31/8/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Telaga CS serta Kepala Dinas Kumperindag Faisal Lamaraka.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Ajak Warga Investasi Akhirat Lewat Donasi Pembangunan GIC

Bantuan diberikan kepada pelaku usaha mikro yang bergerak di empat sektor, yakni kios, warung makan, penjual gorengan, serta usaha kue basah dan kering.

Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing usaha. Pemilik kios menerima mi instan, minyak goreng, gula pasir, dan susu. Pelaku warung makan memperoleh beras, minyak goreng, dan gula pasir.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Jadi Irup di Upacara Peringatan HUT ke-80 RI Tingkat Provinsi

Sementara itu, penjual gorengan mendapatkan minyak goreng, tepung terigu, dan tepung beras. Adapun pelaku usaha kue basah dan kering menerima tepung terigu, mentega, gula pasir, serta susu.

Idah mengatakan, penyaluran bantuan tersebut bermula dari usulan melalui anggota DPRD. Setiap calon penerima kemudian diverifikasi langsung di lapangan untuk memastikan bantuan diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar aktif.

Berita Terkait:  Pemprov Mulai Kerjakan Perbaikan Jalan Brigjen Piola Isa, Jawaban atas Keluhan Warga

“Setelah diusulkan melalui DPRD, kemudian dicek di lapangan. Kami memastikan betul apakah penerima bantuan ini mempunyai usaha. Dan setelah dicek, semuanya memang memiliki usaha,” kata Idah Syahidah.

Menurutnya, bantuan pemerintah tidak boleh dipandang sebagai pemberian yang hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Bahan produksi yang diterima harus mampu menjadi tambahan modal agar kegiatan usaha terus berjalan dan berkembang.

Berita Terkait:  Pendaftar GHM Tembus 1.774 Peserta, Danial: Registrasi Ditutup 30 September

Idah pun meminta penerima memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar bantuan tidak langsung habis tanpa memberikan dampak terhadap keberlangsungan usaha.

“Tujuannya adalah membangkitkan dan mengembangkan usaha. Jangan sampai bantuan ini ketika diberikan langsung habis tanpa sisa. Kalau begitu, tentu tidak akan ada gunanya,” tegasnya.

Berita Terkait:  Gubernur Minta Bulog Cek Langsung Hasil Panen Petani Jagung

Secara keseluruhan, Program Pengembangan Usaha Tahun 2026 yang dijalankan Dinas Kumperindag mengalokasikan bantuan senilai Rp992,5 juta bagi 397 pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo.

Kecamatan Telaga menjadi salah satu titik awal penyaluran bantuan tersebut. Pemerintah berharap dukungan bahan produksi ini dapat membantu pelaku UMKM menjaga aktivitas usaha sekaligus meningkatkan kapasitas dan pendapatan mereka.(Rls) 

Berita Terkait:  Nataru di Gorontalo Diharap Berjalan Aman, Gubernur Instruksikan Seluruh Pihak Terus Berkoordinasi