Gorontalo

Bukan Soal Cagar Budaya! Alvian Mato Ungkap Alasan Gubernur Gorontalo Temui Fadli Zon

×

Bukan Soal Cagar Budaya! Alvian Mato Ungkap Alasan Gubernur Gorontalo Temui Fadli Zon

Share this article
Bukan Soal Cagar Budaya_ Alvian Mato Ungkap Alasan Gubernur Gorontalo Temui Fadli Zon
Pertemuan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf di dua kesempatan berbeda.

Hargo.co.id, GORONTALO – Juru Bicara Gubernur Gorontalo, Dr. Alvian Mato, membantah tudingan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea yang menyebut Gubernur Gorontalo ikut “mengompori” Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait polemik pembongkaran cagar budaya.

Berita Terkait:  Balai POM Gorontalo Harap Media Terus Kawal Kasus Peredaran Makanan dan Obat-obatan Ilegal

Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan Adhan dalam apel Senin bersama aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja, Senin (7/9/2026). Pernyataan itu kemudian beredar melalui video di media sosial.

Dalam sambutannya, Adhan mempertanyakan langkah Gubernur Gorontalo yang mendatangi Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam kaitannya dengan pengusulan HB Jassin dan dr. Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional.

Berita Terkait:  Dukcapil Provinsi Gorontalo Gelar Rakor dengan Kabupaten dan Kota

Menurut Adhan, urusan pengusulan calon Pahlawan Nasional semestinya dilakukan melalui Kementerian Sosial, bukan Kementerian Kebudayaan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Alvian Mato menilai pemahaman Adhan mengenai mekanisme pengusulan Pahlawan Nasional perlu diluruskan.

Berita Terkait:  Libatkan 25 Komunitas Lari, Dispora Matangkan Gelaran Gorontalo Half Marathon 2025

“Saya heran Wali Kota tidak paham pengusulan Pahlawan Nasional,” kata Alvian.

Ia menjelaskan, kedatangan Gubernur Gorontalo menemui Fadli Zon bukan berkaitan dengan persoalan cagar budaya. Pertemuan tersebut, kata dia, dilakukan atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Berita Terkait:  IPR Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Segera Rampung

Arahan itu diberikan setelah Gubernur Gorontalo melakukan audiensi dengan Menteri Sosial RI pada 21 April 2026.

“Gubernur Gorontalo mendatangi Fadli Zon atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hasil audiensi dengan Menteri Sosial RI pada 21 April 2026,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sidang Sinode XX GPIG Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda

Alvian kemudian menjelaskan alasan Gubernur menemui Fadli Zon dalam proses pengusulan calon Pahlawan Nasional asal Gorontalo.

Menurutnya, Fadli Zon memiliki posisi penting dalam mekanisme pemberian gelar Pahlawan Nasional karena menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Berita Terkait:  Wagub Idah Pantau Pendistribusian MBG di Wilayah Bone Pesisir

“Kenapa mendatangi Fadli Zon? Karena beliau sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Ia bertanggung jawab langsung kepada Presiden,” jelas Alvian Mato.

Ia menegaskan, proses pemberian gelar Pahlawan Nasional memang berada dalam mekanisme Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (DGTK).

Berita Terkait:  Gorontalo Bidik Rekor MURI Lewat Pengawasan 1.600 Jajanan Sekolah

Untuk itu, Alvian membantah jika kunjungan Gubernur Gorontalo kepada Fadli Zon dikaitkan dengan persoalan cagar budaya.

“Jadi tidak ada urusan dengan cagar budaya,” tegasnya.

Berita Terkait:  Tindak Lanjuti Keluhan Menu MBG, Dini Hari Wagub Idah Sidak Sejumlah SPPG

Polemik tersebut mencuat setelah adanya pernyataan mengenai pembongkaran cagar budaya

yang kemudian berkembang menjadi perdebatan mengenai komunikasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kota Gorontalo.(Rls) 

Berita Terkait:  Jaga Kondusifitas Selama Ramadan, Satpol PP Provinsi Gorontalo Siap Tegakkan Perda