Entertainment

Menikmati Akhir Pekan di Bukit Ceria Desa Dunu Gorontalo Utara

×

Menikmati Akhir Pekan di Bukit Ceria Desa Dunu Gorontalo Utara

Share this article
akhir pekan
Suasana di Bukit Ceria Desa Dunu, Kecamatan, Monano, Kabupaten Gorontalo Utara yang mulai ramai wisatawan lokal. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id GORONTALO – Pesona keindahan Bukit Ceria Dunu kian menggonda wisatawan lokal yang ingin mengisi liburan akhir pekan.

Berita Terkait:  Parodi Jasa keliling: Indosiar Tempuh Jalur Hukum, Netizen: Baper!

Sejak Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu meresmikan Bukit Ceria Dunu pada bulan Mei lalu, tempat wisata ini menjadi pilihan masyarakat.

Keindahan alam di Desa Dunu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara ini akan memberi kesan mendalam bagi setiap pengunjung yang datang.

Berita Terkait:  Malam ini, Hasil Seleksi PELDASTER Angkatan IX Peneti Gorontalo akan Dikukuhkan

Suasana matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset) yang begitu mempesona tentu akan memanjakan mata pengunjung.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa merasakan asiknya Flying Site (situs terbang). Bagi yang hobi camping, Bukit Ceria Desa Dunu, juga menjadi tempat camp site bagi wisatawan.

Berita Terkait:  Wisata Minanga Kini Menyediakan Fasilitas Camping

Mita Male salah satu pengunjung mengatakan, keindahan alam di bukit Ceriah Desa Dunu sangat asik untuk mengisi akhir pekan.

Keindahan Bukit Ceria Desa Dunu yang berdekatan degan pantai desa dunu menambah keindahan dari bukit ceria ini.

Berita Terkait:  Mahasiswa Gorontalo Promosikan Wisata Hiu Paus Botubarani ke Dunia Internasional

“Ini kedua kalinya saya berkunjung ke sini. Suasana matahari terbit dan terbenam di sini sangat mempesona,” kata Mita, Minggu (18/06/2023).

Ia menabahkan, tiket masuk untuk beriwisata camp site di bukit ceria, pengelolah sudah menyediakan tempat sewa tenda.

Berita Terkait:  Sempat Sepi Pengunjung, Pulau Lita Huha di Gorontalo Utara Kembali Ramai

“Iya, kalau mau menginap Rp 10 ribu per orang. Tapi tak mengapa, suasana di sini asyik,” pungkasnya.(*)

Penulis: Nur Afni Tobelo/Mahasiswa Magang UNG