Ekonomi

Bulan Ramadan, Omzet Penjual Takjil di Kota Gorontalo Capai Rp 10 Juta Perhari

×

Bulan Ramadan, Omzet Penjual Takjil di Kota Gorontalo Capai Rp 10 Juta Perhari

Share this article
Bulan Ramadan, Omzet Penjual Takjil di Kota Gorontalo Capai Rp 10 Juta Perhari
Salah satu penjual takjil di Kota Gorontalo. (Foto: Ahmad Badu untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bulan Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para penjual takjil di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat Signifikan, Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional

Dalam sehari mereka bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.

Ibu Vivi, salah satu penjual takjil di Kota Gorontalo mengatakan, dalam sehari dirinya bisa meraih omzet hingga Rp 10 juta rupiah.

Berita Terkait:  Cara Tingkatkan Efektifitas Iklan CTA WA dengan WhatsApp API Barantum

Usaha yang dirintisnya sendiri sejak bulan September 2022 memang sangat ramai pembeli. Terlebih di bulan Ramadan seperti saat ini.

“Kalu kue yang dijual ini ada buatan saya sendiri dan ada juga titipan orang. Alhamdulillah, Rata Rata sudah bersertifikat halal,” kata Vivi, Minggu (25/3/2024).

Berita Terkait:  Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

Di bulan Ramadan seperti ini, lanjut Vivi, Tokonya yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Gorontalo itu mulai berjualan pada pukul 10.00 WITA, hingga kue yang dijualnya habis.

“Kalau di hari-hari biasa, saya buka dari Senin sampai Sabtu pukul 06.00 WITA sampai pukul 17.00 WITA,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sambut Hari Jadi yang Ke-3, Bittime Gaungkan Program ‘It’s Time to Begin Investing Today'

Vivi mengungkapkan, setelah menjalankan usaha hampir di tahun, dirinya sudah mampu memperkerjakan enam karyawan di tokonya.

“Kalau untuk penghasilan sehari bisa sampai Rp 10 juta. Saya juga dapat bagian dari setiap kue yang dititipkan,” tuturnya.(*) 

Berita Terkait:  Hindari Macet Malam Pergantian Tahun, Penumpang KA dari Kediri Diminta Datang Lebih Awal

Penulis: Ahmad Badu/ Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis