Kabar Politik

Rekomendasi PKB di Pilkada Kabgor: Bukan Roni-Adnan, Tapi Sofyan-Tony

×

Rekomendasi PKB di Pilkada Kabgor: Bukan Roni-Adnan, Tapi Sofyan-Tony

Share this article
Rekomendasi PKB di Pilkada Kabgor: Bukan Roni-Adnan, Tapi Sofyan-Tony
Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabgor, Sofyan Puhi dan Tony Junus saat berada di Hotel Fairmont Jakarta menerima rekomendasi dari DPP PKB.

Hargo.co.id, GORONTALO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menerbitkan rekomendasi calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo yang akan diusung pada Pilkada 2024.

Berita Terkait:  Tim Pemenangan IRIS Dapil Suwawa Cs Hijrah Dukung MULUS

Menariknya, rekomendasi yang dikeluarkan berbeda dengan yang diterbitkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Gorontalo. Dimana, DPP merekomendasikan pasangan Sofyan Puhi dan Tony Junus, sedangkan rekomendasi DPC PKB Kabupaten Gorontalo ke Roni Sampir yang berpasangan dengan Adnan Entengo.

Sekretaris DPC PKB Misran Tolinggi saat dikonfirmasi mengatakan akan mematuhi apa yang menjadi keputusan DPP. Artinya, pihaknya siap untuk memenangkan Sofyan-Tony.

Berita Terkait:  Jangan Ragu Pilih Sawaludin, Syafrudin Mangopa: Figur Muda yang Punya Semangat Bangun Daerah

“Itu sudah keputusan final dan keputusan tertinggi, karena sebagai kader kita dididik untuk loyal,” tegas Misran.

Sebelumnya, pada tahapan kandidasi di DPC, kata Misran, pihaknya sudah melakukan sesuai mekanisme dan membuka ruang sebesar-besarnya untuk semua orang bisa mendaftar dan mendapatkan hak yang sama.

Berita Terkait:  Warga Suka Rela Dukung Pepen di Pilkada Boalemo

Hal itu menurut dia, sudah sesuai peraturan partai nomor 10 tahun 2024 tentang desk Pilkada.

“Kita lakukan semua dari proses pendaftaran, silaturahmi sampai UKK dan dari desk Pilkada

sudah melakukan pleno dan hasil pleno inilah yang jadi viral,” tandasnya.

Berita Terkait:  Diduga Tidak Netral di Pilkada, Sejumlah Oknum Kades di Gorut Diadukan ke Bawaslu

“Karena keputusan hasil pleno DPC dan DPP berbeda, tentunya ini adalah hal yang harus dihormati semua pihak, karena PKB punya mekanisme dan DPP yang lebih paham, lebih tahu kemana arah PKB selanjutnya. Mungkin pasangan Sofyan-Toni lebih meyakinkan DPP PKB,” tegas Misran.

Ditanyakan soal ketidakhadiran DPC PKB di Jakarta saat penyerahan rekomendasi,

Misran mengaku baru mengetahui ada undangan tepat di Sabtu (17/8/2024) pukul 20.00 Wita.

Berita Terkait:  Hendra Hemeto Siap Dukung Program Sofyan-Tony untuk Memajukan Daerah

“Tidak sempat, undangan itu sampai di DPC habis Isya, sementara penyerahan. Jadi tidak keburu berangkat, karena memang penyerahan SK paginya,” tandas Misran.(*)

Penulis: Deice