Kab. Bone Bolango

Reflin: Hubungan Warga dengan Pemerintah Kian Terbuka

×

Reflin: Hubungan Warga dengan Pemerintah Kian Terbuka

Sebarkan artikel ini
Reflin_ Hubungan Warga dengan Pemerintahan Kian Terbuka
Suasana kegiatan Asistensi dan Pendampingan Proyeksi Monev Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 oleh Komisi Informasi Daerah di Ruang Rapat Bupati Bone Bolango, Rabu (18/12/2024). (Foto: Hms Pemkab Bone Bolango)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Reflin Buata berkomitmen untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang terbuka di daerah ini.

Berita Terkait:  Merlan Harap, DPRD Kian Perkuat Tiga Fungsi Utama

Pj Sekda Reflin Buata menyampaikan, saat ini pola hubungan antara Pemerintah Daerah dan warga kian terbuka dan interaktif. Menurutnya, warga saat ini menginginkan pemerintahan yang responsif terhadap keluhan yang disampaikan.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berupaya untuk berubah ke arah pemerintahan yang terbuka.

Berita Terkait:  Tahun Depan, Merlan Anggarkan Beasiswa Kedokteran untuk Warga Kurang Mampu

Lewat pemerintahan yang terbuka kita akan mampu mendorong partisipasi warga untuk terlibat pada proses pengambilan kebijakan publik

sampai dengan membuka ruang yang lebar bagi pengawasan publik oleh masyarakat,” ungkap Pj Sekda Reflin Buata

Berita Terkait:  Banjir, Bupati Merlan Cek Penanganan Pengungsi Hingga Turun Memasak di Dapur Umum

saat membuka kegiatan Asistensi dan Pendampingan Proyeksi Monev Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 oleh Komisi Informasi Daerah di Ruang Rapat Bupati Bone Bolango, Rabu (18/12/2024).

Reflin menegaskan, hanya dengan mengadopsi prinsip pemerintahan terbuka, pemerintah di semua tingkatan akan bisa membangun legitimasi dan kepercayaan publik.

Berita Terkait:  Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Jadi Indikator Kinerja Camat dan Kades di Bone Bolango

Ia pun mengungkapkan, dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Kominfo berupaya memberikan pelayanan informasi yang maksimal kepada warga.

“Ini akan dilakukan melaui, portal berita maupun sosial media pemerintah di beragam platform, mulai dari facebook, instagram, tiktok hingga saluran di whatsapp,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Penggantian Nama Gedung Banthayo Li Mbui: Urgensi Dipertanyakan, Ismet Baiknya Fokus Tunaikan Janji

Ditempat yang sama, Ketua Komisi Informasi Daerah Provinsi Gorontalo Idris Kunte membeberkan,

hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik Kabupaten Bone Bolango tahun 2023

berada pada angka 8,45 atau tidak informatif.

Berita Terkait:  Merlan Uloli: Bunuh Diri Bukan Solusi

“Pada kesempatan asistensi dan pendampingan proyeksi monev keterbukaan informasi publik tahun 2025 ini

kami ingin menyampaikan lima indikator utama monev keterbukaan informasi publik diantaranya,

Berita Terkait:  Kisah Pilu Seorang IRT di Pinogu, Berobat ke RS Harus Ditandu, Setengah Perjalanan Lanjut dengan Ojek

mengumumkan informasi publik, menyediakan, dokumen informasi publik, pengembangan website, barang dan jasa, dan kelembagaan,” bebernya.

Dirinya menegaskan, monev ini dilakukan untuk mengukur kepatuhan badan publik dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik,

Berita Terkait:  Langkah Merlan Tangani Masalah Pertambangan Suwawa Diapresiasi Perwakilan Penambang

menilai konsistensi badan publik memberikan layanan informasi publik, mengevaluasi implementasi standar layanan informasi publik pada badan publik,

menilai kategori kepatuhan keterbukaan informasi badan publik, dan memberikan masukan atau feed back pelaksanaan keterbukaan informasi publik pada badan public.(Rls) 

Berita Terkait:  Didampingi Merlan, PC Muslimat NU Bonbol Ambil Bagian di Lomba Gerak Jalan Syar'i yang Digelar BKOW