Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat Desa Molowahu menunjukkan semangat gotong royong yang kuat untuk membangun bronjong secara swadaya.
Menurut Kepala Desa (Kades) Molowahu, dalam melaksanakan pembangunan bronjong itu, warganya sangat antusias. Pasalnya, kata dia, keberadaan bronjong sangat bermanfaat guna menangani bencana banjir maupun longsor untuk mencegah ambruknya jembatan yang ada di desa tersebut.
“Jika tidak dipasang bronjong, tebing di sekitar jembatan akan terkikis oleh derasnya air sungai ketika musim penghujan tiba. Kalau dibiarkan, jembatan bisa runtuh. Maka mau tidak mau, suka tidak suka, kami harus berani berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar pekerjaan ini segera selesai,” jelasnya ketika diwawancarai pada Jumat (21/2/2025).
Irwandi mengungkapkan, pembangunan bronjong mendapat dukungan dari berbagai pihak. Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) membantu pengadaan kawat bronjong, sementara batu dan pengerjaan sepenuhnya ditanggung oleh warga.
Selain itu, dukungan juga datang dari Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Ketua DPRD, serta anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang memberikan support penuh terhadap inisiatif ini.
Masih kata Irwandi, saat ini, pembangunan bronjong telah mencapai sekitar 20 persen. Dirinya menargetkan, pekerjaan selesai sebelum bulan Ramadan.
Dia juga mengajak masyarakat untuk merawat semangat kebersamaan dalam membangun Desa Molawahu yang lebih baik.
“Mari kita bangun desa dengan kesadaran masing-masing. Jangan terlalu berharap pada bantuan pemerintah. Pembangunan tidak hanya bergantung pada negara. Ketika kita bersatu dan percaya pada usaha kita sendiri, Insya Allah akan terwujud,” tutupnya.(MG-10)












