Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP

×

Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP

Share this article
Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima dokumen hasil evaluasi APBD yang diserahkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Gorontalo terkait hasil evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Berita Terkait:  HUT ke-352 Kabgor, Sofyan: Momentum Perbaiki Tata Kelola Layanan Publik

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi usai menerima laporan evaluasi dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Selasa (4/8/2026).

Menurut Sofyan, hasil evaluasi tersebut memuat sejumlah catatan penting yang menjadi bahan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Berita Terkait:  RDTR Dikebut, Sofyan Puhi Bidik Kepastian Investasi di Kabupaten Gorontalo

Pemerintah daerah, kata dia, akan segera mengambil langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program pembangunan semakin efektif dan selaras dengan target pemerintahan.

“BPKP memberikan beberapa catatan dan rekomendasi yang harus kami tindak lanjuti. Ini menjadi acuan penting untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program daerah,” ujar Sofyan Puhi.

Berita Terkait:  Meylan Tongkodu Dikabarkan Tinggalkan Jabatan Kaban Keuangan Gorut

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan penyesuaian pada APBD Perubahan (APBD-P) 2026.

Penyesuaian tersebut bertujuan memastikan seluruh program kerja perangkat daerah memiliki keterkaitan langsung dengan visi dan misi pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah kabupaten.

Berita Terkait:  Dua Langkah Strategis Sekda Kabgor Hindarkan Kepunahan Bahasa Daerah

Selain pembenahan anggaran, Pemkab Gorontalo juga akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia, terutama para perencana di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Upaya ini dinilai penting agar aparatur lebih memahami regulasi serta mampu menyusun program yang sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.
Berita Terkait:  Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gorontalo Menguat di Angka 5,35 Persen

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya menyelaraskan petunjuk teknis nasional, khususnya yang berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sofyan Puhi mengakui, perubahan dan penguncian mata anggaran dari pemerintah pusat kerap menjadi tantangan bagi tim perencana daerah dalam menyusun program pembangunan.

Berita Terkait:  PASSA Al-Falah Bukan Sekadar Pentas, Sofyan Bidik Generasi Emas 2045

Terkait catatan BPKP mengenai porsi belanja aparatur yang masih berada pada angka sekitar 41 persen, Sofyan menegaskan bahwa kondisi tersebut belum dapat dihindari karena pemerintah daerah tetap harus menjamin pelayanan publik berjalan optimal.

“Kami tidak mungkin merumahkan ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah ada. Kewajiban ini harus tetap dijalankan sambil menunggu perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Siap Bangun Ekonomi Kreatif Basis Digital

Ia berharap ke depan pembiayaan PPPK dapat menjadi tanggung jawab pemerintah pusat

sehingga dapat mengurangi beban APBD daerah dan memberikan ruang fiskal yang lebih besar

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Jadikan Dulamayo Pusat Pengembangan Ekonomi

untuk program pembangunan masyarakat.

Dengan tindak lanjut terhadap rekomendasi BPKP tersebut, Pemkab Gorontalo optimistis

Berita Terkait:  Syukri: Keamanan dan Keselamatan Pengunjung di Objek Wisata Sangat Penting

mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Adv)