Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP

×

Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP

Share this article
Bupati Sofyan Siapkan Langkah Strategis Tindak Lanjuti Evaluasi BPKP
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima dokumen hasil evaluasi APBD yang diserahkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Gorontalo terkait hasil evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Kerja Perdana, Sofyan Ingatkan Soal Peningkatan Layanan Publik

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi usai menerima laporan evaluasi dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Selasa (4/8/2026).

Menurut Sofyan, hasil evaluasi tersebut memuat sejumlah catatan penting yang menjadi bahan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Berita Terkait:  Sofyan: Penanganan Masalah Sampah Harus Beres dalam 99 Hari Kerja

Pemerintah daerah, kata dia, akan segera mengambil langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program pembangunan semakin efektif dan selaras dengan target pemerintahan.

“BPKP memberikan beberapa catatan dan rekomendasi yang harus kami tindak lanjuti. Ini menjadi acuan penting untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program daerah,” ujar Sofyan Puhi.

Berita Terkait:  Nelson Sebut IKN Contoh Kota Masa Depan

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan penyesuaian pada APBD Perubahan (APBD-P) 2026.

Penyesuaian tersebut bertujuan memastikan seluruh program kerja perangkat daerah memiliki keterkaitan langsung dengan visi dan misi pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah kabupaten.

Berita Terkait:  Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Gorontalo Gelar Pasar Murah

Selain pembenahan anggaran, Pemkab Gorontalo juga akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia, terutama para perencana di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Upaya ini dinilai penting agar aparatur lebih memahami regulasi serta mampu menyusun program yang sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.
Berita Terkait:  Setahun Kepemimpinan Sofyan-Tonny, Perkuat Komitmen Wujudkan RPJMD

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya menyelaraskan petunjuk teknis nasional, khususnya yang berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sofyan Puhi mengakui, perubahan dan penguncian mata anggaran dari pemerintah pusat kerap menjadi tantangan bagi tim perencana daerah dalam menyusun program pembangunan.

Berita Terkait:  29 Peserta Job Bidding di Pemkab Gorontalo Ikuti Tes Assesment

Terkait catatan BPKP mengenai porsi belanja aparatur yang masih berada pada angka sekitar 41 persen, Sofyan menegaskan bahwa kondisi tersebut belum dapat dihindari karena pemerintah daerah tetap harus menjamin pelayanan publik berjalan optimal.

“Kami tidak mungkin merumahkan ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah ada. Kewajiban ini harus tetap dijalankan sambil menunggu perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Berita Terkait:  Nelson: Kompetensi Bagi Tenaga Kerja Penting

Ia berharap ke depan pembiayaan PPPK dapat menjadi tanggung jawab pemerintah pusat

sehingga dapat mengurangi beban APBD daerah dan memberikan ruang fiskal yang lebih besar

Berita Terkait:  Rancangan Awal RKPD Kabgor 2025 Dikonsultasikan ke Publik

untuk program pembangunan masyarakat.

Dengan tindak lanjut terhadap rekomendasi BPKP tersebut, Pemkab Gorontalo optimistis

Berita Terkait:  Pansel Serahkan Tiga Figur Calon Sekda Kabgor ke Bupati, Ini Nama-namanya

mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Adv)