Kab. Gorontalo

Nelson Sebut IKN Contoh Kota Masa Depan

×

Nelson Sebut IKN Contoh Kota Masa Depan

Share this article
Nelson Sebut IKN Contoh Kota Masa Depan
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat foto bersama Penjagub Gorontalo, Rudy Salahuddin, Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid dan Pj Bupati Gorut, Sila Botutihe saat berada di IKN.

Hargo.co.id, KALIMANTAN – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menilai Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan contoh utama kota masa depan, yang dibangun dengan konsep yang matang dan ramah lingkungan.

Berita Terkait:  Nelson-Fory Bakal Terima Penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Jokowi

Ini diungkapkan Bupati Nelson saat menghadiri rapat koordinasi (Rakor) bersama ratusan kepala daerah se-Indonesia, yang dipimpin langsung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di IKN, Selasa (13/8/2024).

“Konsepnya sangat matang dan ramah lingkungan, karena pembangunan berbasis Go-Green,” kata Nelson Pomalingo.

Berita Terkait:  Samakan Persepsi untuk Layani Warga, Bupati Sofyan Puhi Kumpul Mitra Sosial

Bupati Nelson menjelaskan, setelah Rakor, dirinya bersama kepala daerah lainnya diajak melihat kondisi IKN.

Nelson Pomalingo mengatakan, sebelum memasuki istana dengan lambang Garuda tersebut,

terlebih dahulu, dirinya bersama kepala daerah lainnya mengelilingi melihat situasi dan kondisi IKN.

Berita Terkait:  Hendra Hemeto Mendadak Tinggalkan Sidang Paripurna di DPRD, Kenapa?

“Kita harus bangga bahwa pembangunan IKN merupakan hasil karya anak-anak bangsa,” terang Bupati Nelson.

Jadi, ungkap Bupati Nelson, pembangunan IKN menjadi kebanggaan kita semua sebagai bukti nyata karya anak bangsa.

Berita Terkait:  Pjs Bupati Gorontalo Tinjau Pelaksanaan Tahapan SKD

“Istana Bogor, Istana Merdeka semua peninggalan Belanda. Namun hari ini lahirlah IKN, yang merupakan karya anak bangsa,” ujarnya.

Bupati dua periode itu menambahkan, hadirnya IKN merupakan titik awal transformasi peradaban Indonesia.

Tidak sekedar fisiknya, bagi Nelson, hal ini merupakan titik awal peradaban bangsa, peradaban kerja keras,

peradaban nuansa ramah lingkungan, peradaban memperhatikan digitalisasi, dan peradaban Indonesia maju.

Berita Terkait:  Pastikan Korban Terlayani dengan Baik, Bupati Sofyan Kunjungi Lokasi Longsor di Dulamayo Selatan

“Nuansa kota hutan, nuansa ramah dan nyaman lingkungan yang sama halnya kita buat di Limboto ada taman budayanya di Ibu Kota Limboto,” tandasnya.(*)

Penulis: DeiceĀ 

Berita Terkait:  Festival Apangi di Desa Molowahu: Merawat Tradisi dan Gerakkan UMKM