Kab. Gorontalo

Karya Perajin Didorong Tembus Pasar Global, Sofyan: Jangan Berhenti di Pajangan Festival

×

Karya Perajin Didorong Tembus Pasar Global, Sofyan: Jangan Berhenti di Pajangan Festival

Share this article
Karya Perajin Didorong Tembus Pasar Global, Sofyan: Jangan Berhenti di Pajangan Festival
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi (dua dari kanan) foto Gubernur dan Kepala BI Gorontalo, bersama jajaran terkait pada pembukaan Harfest 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Gorontalo, Sabtu (12/9/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Festival seni dan kerajinan tidak boleh sekadar menjadi ruang pamer bagi produk lokal. Lebih dari itu, ajang tersebut harus menjadi pintu masuk bagi karya perajin Gorontalo untuk menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat global.

Berita Terkait:  Penyusunan KUA-PPAS 2026 Kabgor Disesuaikan dengan Kemampuan Fiskal

Hal ini disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menghadiri pembukaan Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) Gorontalo, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Sofyan, potensi seni dan kerajinan berbasis kearifan lokal Gorontalo memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan bernilai ekonomi. Namun, peluang tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas, inovasi, serta strategi pemasaran yang tepat.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Raih WTP 13 Kali Beruntun, Tonny: Berkat Laporan Keuangan Sesuai Standar

“Pengembangan ekonomi kreatif harus terus didorong agar karya masyarakat Gorontalo tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga memiliki daya saing pasar yang luas dan berdampak pada ekonomi warga,” ujar Sofyan Puhi.

Ia menegaskan, karya perajin tidak boleh berhenti sebagai produk budaya yang hanya ditampilkan dalam festival. Produk-produk tersebut harus mampu berkembang menjadi komoditas yang memiliki nilai jual dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan perajin serta pelaku UMKM.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Minta APBD-P 2026 Tak Ganggu Layanan Publik

Untuk mewujudkan hal itu, Sofyan menilai dibutuhkan pendampingan berkelanjutan. Penguatan desain, peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga perluasan akses pemasaran menjadi sejumlah aspek yang harus mendapat perhatian.

Sejalan dengan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan produk kerajinan lokal.

Berita Terkait:  Meylan Tongkodu Dikabarkan Tinggalkan Jabatan Kaban Keuangan Gorut

“HARFEST menjadi momentum membangun kepercayaan diri para pelaku UMKM dan perajin lokal. Kami berkomitmen terus memfasilitasi karya kearifan lokal Gorontalo agar semakin dikenal dan diminati pasar global,” kata Maryam.

Menurutnya, festival seni dan kerajinan bukan hanya tempat memamerkan hasil karya. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi perajin untuk mengenali selera konsumen, memperkenalkan produk, serta membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha.

Berita Terkait:  Datangi Kementerian Pariwisata, Bupati Sofyan Paparkan Potensi Wisata Daerah

Maryam berharap, keikutsertaan perajin dalam kegiatan seperti HARFEST dapat menjadi langkah awal

untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Berita Terkait:  Nelson Diundang Ikuti Lokakarya di Kamboja

Dalam pembukaan HARFEST 2026, Sofyan Puhi hadir bersama Maryam Sofyan Puhi. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap penguatan industri kreatif dan pengembangan kerajinan berbasis potensi daerah.

Dengan dukungan lintas pihak, karya perajin Gorontalo diharapkan tidak hanya dikenal di panggung festival,

Berita Terkait:  Sekda Roni Apresiasi Kegiatan Kolaboratif HPMBG dan Pemuda Dungaliyo

tetapi juga mampu hadir di pasar nasional dan internasional. (Adv)