Entertainment

Hadir di Pesona Tameto 2025, Tere Liye Menginspirasi Generasi Muda Lewat Bedah Buku “Janji”

×

Hadir di Pesona Tameto 2025, Tere Liye Menginspirasi Generasi Muda Lewat Bedah Buku “Janji”

Sebarkan artikel ini
Tere Liye saat menandatangani bukunya untuk peserta di sela kegiatan bedah buku “Janji” dalam rangkaian Pesona Tameto 2025. (Foto: Iskar Samarang/Mahasiswa magang UNG)
Tere Liye saat menandatangani bukunya untuk peserta di sela kegiatan bedah buku “Janji” dalam rangkaian Pesona Tameto 2025. (Foto: Iskar Samarang/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana antusias menyelimuti kegiatan Pesona Tameto 2025 yang digelar di Taman Budaya Limboto, Sabtu (24/5/2025), saat penulis nasional Tere Liye hadir dalam sesi bedah buku “Janji” sekaligus penandatanganan buku bersama para penggemarnya.

Berita Terkait:  Begini Kondisi Pantai Ratu Pasca Ditutup pada Tahun 2019

Kegiatan ini menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam rangkaian Pesona Tameto, dengan antusias peserta yang memadati area acara untuk mengikuti diskusi literasi bersama penulis tersebut.

Buku Janji menjadi fokus pembahasan dalam diskusi yang menggugah nilai-nilai kesetiaan, perjuangan, dan keteguhan hati dalam menghadapi konflik kehidupan.

Berita Terkait:  Skandal Perselingkuhan Suami Selebgram Meylisa Zaara Terungkap

Tere Liye, yang dikenal luas lewat karya-karya fiksi bernuansa emosional dan reflektif, menjelaskan bahwa Janji merupakan bentuk renungan

atas komitmen moral manusia, terutama dalam mempertahankan prinsip dan nilai kebaikan di tengah dilema.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi penandatanganan buku berlangsung. Mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum rela mengantri demi mendapatkan tanda tangan langsung dan kesempatan berbincang singkat dengan sang penulis. Tak sedikit peserta yang turut membawa koleksi buku-buku lama Tere Liye untuk ditandatangani.

Berita Terkait:  Fasilitas Pantai Kurenai Makin Berkualitas, Pengelola Naikkan Tarif

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas, karena dinilai mendorong minat baca dan semangat literasi, terutama dikalangan generasi muda.

Formatur Ketua GenBI Gorontalo, Rafly Rahman, menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bukan sekadar menghadirkan figur publik, namun juga memiliki tujuan edukatif dan kultural.

Berita Terkait:  Sempat Sepi Pengunjung, Pulau Lita Huha di Gorontalo Utara Kembali Ramai

“Kami ingin mendorong mahasiswa dan masyarakat untuk tidak hanya membaca, tapi juga merenungkan dan berdialog tentang nilai-nilai kehidupan. Ini adalah bentuk kontribusi nyata GenBI dalam membangun kesadaran intelektual dan karakter melalui pendekatan sastra,” jelas Rafly.

Lebih dari itu, bedah buku ini diharapkan bisa memotivasi generasi muda untuk menulis dan berkarya,

serta menjadikan literasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Gorontalo. (Mg-03) 

Berita Terkait:  Mahasiswa Gorontalo Promosikan Wisata Hiu Paus Botubarani ke Dunia Internasional