Hargo.co.id, GORONTALO – Seleksi pertukaran pemuda antar provinsi (PPAP) di Gorontalo tak sekadar ajang memilih wakil daerah, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membina generasi muda yang unggul.
Hal ini terlihat dari keterlibatan langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo,
Danial Ibrahim, dalam memantau pelaksanaan seleksi di Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Gorontalo, Jumat (8/8/2025).
Dalam peninjauan itu, Danial menegaskan pentingnya menjaga kualitas seleksi sesuai pedoman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Ia menekankan bahwa proses harus berjalan secara objektif dan profesional, dengan menilai integritas,
wawasan kebangsaan, kemampuan komunikasi, serta semangat kepemudaan para peserta.
“Objektivitas dan transparansi sangat penting. Kami ingin semua pemuda-pemudi potensial mendapat peluang yang sama untuk mewakili Gorontalo di tingkat nasional,” tegas Danial.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dan kesiapan panitia di masing-masing daerah. Bagi Danial, tingginya partisipasi mencerminkan komitmen generasi muda Gorontalo untuk berkontribusi bagi daerah.
“Proses seleksi ini bukan sekadar memilih wakil daerah, tetapi berperan strategis dalam mencetak agen perubahan yang mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya, baik secara lokal maupun nasional,” ungkapnya.
Danial menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo
di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Ida Syahidah,
yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang kepemudaan.
“Melalui PPAP, kita tanamkan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan pengembangan diri. Ini sejalan dengan visi Gubernur untuk membentuk pemuda Gorontalo yang tangguh dan kompetitif,” ujarnya.
Seleksi tahun ini diharapkan melahirkan pemuda-pemudi terbaik yang tak hanya membawa nama baik Gorontalo di tingkat nasional, tetapi juga menjadi pelopor perubahan positif di masyarakat.(Rls)












