Hargo.co.id, GORONTALO – Pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC) resmi dimulai. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang telah dilaksanakan 12 Desember kemarin.
Meski tak mudah, namun keberanian dan komitmen Pemerintahan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah untuk Gorontalo Maju dan Sejahtera, menjadi pelatuk utama kearah itu.
Membuka ruang diskusi, menerima saran dan masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh politik, lokasi yang dipilih untuk peletakan batu pertama ditetapkan di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
Membuka kawasan pertumbuhan ekonomi baru merupakan argumentasi ideal yang dapat diterima oleh masyarakat Gorontalo.
Pembangunan Islamic Center ini tidak saja menghidupkan kegiatan keagamaan tapi bisa menjadi kawasan destinasi wisata religi terintegrasi yang menghubungkan tiga daerah secara langsung, Kota Gorontalo-Kabupaten Gorontalo-Kabupaten Bone Bolango.
Konsep pengembangan kawasan ini juga merupakan salah satu wujud implementasi kajian aglomerasi kota yang menunjukkan betapa kondisi ideal Kota Gorontalo saat ini dan kedepan sangat terbatas dan segera harus diantisipasi penanganannya.
Kedepan nanti dalam penyusunan master plan, kawasan tersebut akan ditambahkan 40-50 Hektare.
Kawasan ini juga merupakan kawasan yang memiliki limitasi alam namun potensial didesain dengan mengedepankan konsep hijau ramah lingkungan yang menunjukkan prinsip dan konsep pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. (Rls)












