Kab. Gorontalo

Kabupaten Layak Anak, Bupati Sofyan Targetkan Raih Predikat Nindya

×

Kabupaten Layak Anak, Bupati Sofyan Targetkan Raih Predikat Nindya

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Layak Anak, Bupati Sofyan Targetkan Raih Predikat Nindya
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi memimpin rapat evaluasi KLA.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan peningkatan status Kabupaten Layak Anak (KLA) ke kategori Nindya pada tahun 2026.

Berita Terkait:  15 Hari Dikerjakan, Jembatan Desa Molalahu Kembali Dimanfaatkan Warga

Target tersebut ditegaskan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan daerah yang semakin ramah dan berpihak pada tumbuh kembang anak.

Kabupaten Gorontalo sendiri tercatat sebagai salah satu daerah perintis pelaksanaan KLA di Indonesia sejak 2007.

Berita Terkait:  Jelang Tahap Pencoblosan, Pemkab Gorontalo Kian Permantap Koordinasi dengan Berbagai Pihak

Sejak 2015 hingga kini, daerah tersebut konsisten mempertahankan predikat kategori Madya.

“Ke depan tantangan tentu semakin besar, namun kita tetap optimistis. Target kita jelas, naik kelas menuju Nindya, bahkan ke depan mengarah ke kategori Utama. Kita ingin Gorontalo menjadi daerah terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Sofyan Puhi saat memimpin rapat evaluasi dan sinkronisasi KLA di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Senin (6/4/2026).

Berita Terkait:  Nelson Apresiasi Pelaksanaan Gebyar Festival Tutulu

Dalam arahannya, Bupati Sofyan menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada perlindungan serta pemenuhan hak anak.

Hal tersebut diwujudkan melalui lima klaster utama KLA, yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan budaya, serta perlindungan khusus.

Berita Terkait:  PPNI Kabgor Diminta Tingkatkan Soliditas dan Solidaritas Perawat

Menurutnya, KLA bukan sekadar capaian administratif, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda.

“Ini bukan hanya soal predikat, tetapi bukti keseriusan kita memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada anak,” tegasnya.

Berita Terkait:  Maryam: PKK Harus Jadi Penggerak Perubahan

Selain itu, Sofyan Puhi juga menyoroti pentingnya penguatan aspek administrasi dan dokumentasi.

Ia menilai, berbagai program yang mendukung KLA sejatinya telah berjalan dengan baik,

Berita Terkait:  Bupati Gorontalo Yakin, Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

namun perlu didukung bukti fisik yang lengkap dan tertata.

“Program sudah berjalan, tinggal bagaimana kita memperkuat bukti fisik dan dokumentasi. Seluruh OPD dan kecamatan harus memastikan data tersusun rapi dan valid,” jelasnya.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Perpanjang Kerjasama dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia

Pemkab Gorontalo menetapkan batas akhir pengumpulan data pada 20 April 2026, yang akan dilanjutkan dengan proses verifikasi pada 30 April 2026.

Rapat yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) tersebut

Berita Terkait:  Jaga Stabilitas Harga Beras, Pemkab Gorontalo Jalin Kerja Sama dengan Minut

turut dihadiri Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, pimpinan OPD, serta camat se-Kabupaten Gorontalo.(Adv)