Kab. Boalemo

Anak Enggan Sekolah, Wabup Lahmuddin Minta Aparat Desa Jangan Tinggal Diam

×

Anak Enggan Sekolah, Wabup Lahmuddin Minta Aparat Desa Jangan Tinggal Diam

Sebarkan artikel ini
Anak Enggan Sekolah, Wabup Lahmuddin Minta Aparat Desa Jangan Tinggal Diam
Wabup Boalemo, Lahmuddin Hambali.

Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo menjaring calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 71 tidak hanya menemukan persoalan ekonomi sebagai penyebab anak putus sekolah. Di lapangan, pemerintah juga menghadapi tantangan lain yang tak kalah besar, yakni rendahnya kesadaran pendidikan dalam lingkungan keluarga.

Berita Terkait:  Bupati Rum Terima Kunjungan Densus 88, Bahas Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Fakta tersebut terungkap saat Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, melakukan penjangkauan calon siswa di Desa Tangga Jaya, Kecamatan Dulupi, Kamis (4/6/2026).

Dalam kunjungan itu, ia mendapati seorang anak yang tidak lagi bersekolah karena memilih berhenti melanjutkan pendidikan, sementara orang tua hanya menerima keputusan tersebut tanpa upaya lebih lanjut untuk mendorong anak kembali belajar.

Berita Terkait:  Lobi Pusat, Wabup Boalemo Dorong Tambahan Dukungan Anggaran

Menurut Lahmuddin Hambali, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa persoalan putus sekolah tidak selalu dipicu keterbatasan biaya.

Kurangnya pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan juga menjadi faktor yang menyebabkan anak-anak kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait:  Hadiri Open House Idulfitri, Bupati Rum Pimpin Rombongan Pemkab Boalemo ke Pemprov Gorontalo

“Kadang orang tua sudah menyerah ketika anak mengatakan tidak mau sekolah lagi. Padahal, anak-anak pada usia tersebut masih membutuhkan arahan dan motivasi dari keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujarnya saat memberikan arahan kepada aparat desa se-Kecamatan Dulupi.

Lahmuddin Hambali meminta pemerintah desa tidak sekadar mendata calon penerima manfaat program Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Berita Terkait:  Warga Botumoito Nikmati Pasar Murah yang Digelar Pemkab Boalemo

Ia menegaskan bahwa aparat desa harus mengambil peran lebih aktif dengan mendatangi keluarga yang memiliki anak putus sekolah, memberikan pemahaman, sekaligus membantu meyakinkan mereka agar bersedia kembali mengenyam pendidikan.

Menurutnya, banyak keluarga sebenarnya memiliki keinginan agar anaknya memperoleh pendidikan yang layak,
Berita Terkait:  Zakat ASN Boalemo Berperan Dorong Proyek Strategis dan Pembangunan Infrastruktur

namun belum memiliki kemampuan untuk membangun motivasi dan kesadaran belajar dalam diri anak.

“Aparat desa harus hadir membantu masyarakat. Jangan berhenti ketika mendengar alasan anak tidak mau sekolah. Berikan pendampingan kepada keluarga dan yakinkan mereka bahwa pendidikan merupakan investasi masa depan yang harus diperjuangkan bersama,” tegasnya.

Berita Terkait:  Bupati Boalemo Ingatkan Pentingnya Keamanan Fasilitas Sekolah

Lahmuddin Hambali juga menekankan bahwa Program Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi peluang besar

bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak dengan dukungan fasilitas yang memadai.

Berita Terkait:  Lahmuddin Jemput Bola ke Jakarta, Gandeng Fadel Muhammad Perkuat Anggaran Daerah

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus turun langsung ke desa-desa guna memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan.

Ia berharap seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, pendamping sosial, tokoh masyarakat hingga masyarakat itu sendiri,

Berita Terkait:  Kepala Desa Bajo: Kita disini Darurat Sampah

dapat bergandengan tangan membantu menemukan sekaligus membujuk anak-anak yang telah putus sekolah

agar kembali melanjutkan pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat Unggul Terintegrasi.

Berita Terkait:  Harga Bahan Pokok di Pasar Minggu Tilamuta: Cabe dan Tomat Turun, Bawang Naik Signifikan

Penjangkauan yang dilakukan di Desa Tangga Jaya merupakan bagian dari langkah aktif Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk memastikan

program tersebut benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan rentan yang selama ini menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan.

Berita Terkait:  Lahmuddin Ajak Warga Maksimalkan Ibadah di Akhir Ramadan

Dengan pendekatan langsung kepada keluarga, pemerintah berharap

semakin banyak anak dapat kembali ke bangku sekolah dan memperoleh kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.(Rls) 

Berita Terkait:  Zakat ASN Boalemo Berperan Dorong Proyek Strategis dan Pembangunan Infrastruktur