Uncategorized

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

×

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

Share this article

Jakarta, 11 Agustus 2026 – Di era pengembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin marak digunakan oleh bisnis dan profesional, RevComm sukses menggelar event Mugen 2026 bertajuk “Unlocking MiiTel Data Through MCP (Model Context Protocol)” di Uptown Serviced Office, Kuningan, Jakarta Selatan (5/8).

Istilah ‘Mugen’ ini berdasarkan filosofi Jepang Mugen (無限) yang berarti “tanpa batas” dengan harapan akan memberikan kontribusi nyata untuk pasar global. Pada gelaran ini, RevComm mengumumkan langkah strategis dengan menghadirkan Model Context Protocol (MCP), menciptakan inovasi voice analytics untuk bisnis.

Visi Kemitraan Global dan Transformasi Digital Suara

Mugen 2026 berlangsung dengan tiga tahapan: sharing session, technical workshop, dan sesi tanya jawab peserta. Dipandu oleh moderator, Aditya Dwi Arsandi, Enterprise Representative dari RevComm Indonesia. Acara ini dihadiri oleh 19 perusahaan mitra IT ternama di Indonesia, seperti perwakilan pimpinan dari Metrodata, Phinco (Pintraco), Astra Honda Motor, hingga AsiaQuest. 

Acara dibuka secara resmi oleh President and COO dari RevComm Inc., Yasufumi Hirai, memberikan sambutan hangat untuk para tamu yang hadir. Pada sambutannya, tersorot pencapaian internasional RevComm yang berhasil meraih penghargaan bergengsi, termasuk terpilih dalam Forbes AI 50 2023, meraih Minister for Internal Affairs and Communications Award (ASPIC Cloud Awards 2024), pemenang CES® 2025 Innovation Award di Las Vegas, serta Japan Startup Awards 2025.

Model Context Protocol (MCP) Sebagai Game Changer Inovasi Voice Analytics Enterprise

Pada sesi sharing session, Takekatsu Hiramura, CTO RevComm Inc., dan Yoseph Bernandus, Software Engineer RevComm Indonesia, membagikan perjalanan hebat transformasi voice digital. 

Sebelum berkembangnya model AI seperti saat ini, menghubungkan data analitik panggilan ke dalam LLM (Large Language Models) memerlukan pembuatan custom API dan integrasi yang cukup rumit, mahal, dan sulit dirawat. Tim teknisi harus selalu menulis ulang kode integrasi setiap kali ada perubahan skema pada data.

Berita Terkait:  Hadirkan Ratusan Pengembangan Inovasi Fitur untuk Kemudahan Nasabah, Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada acara Mugen 2026 ini, pendekatan pada fitur terbaru, yaitu Incoming Webhook, menjadi pembeda utama. Fitur yang fungsinya seperti pintu masuk data ini bertugas menerima sending recorder conversation dari luar sistem MiiTel. Arsitektur ini memungkinkan sistem pihak ketiga untuk mengirimkan berkas audio secara otomatis.

Hadirnya keterbaruan MCP di dunia conversational intelligence mengubah peta permainan di dunia LLM secara drastis. Dalam pembicaraannya, CTO RevComm menegaskan kapabilitas integrasi terbuka ini.

“MiiTel juga menyediakan fitur pengembang berupa incoming webhook yang berfungsi untuk menerima dan mengunggah data rekaman dari sistem eksternal di luar MiiTel,” kata Takekatsu Hiramura, CTO RevComm Inc.

Arsitektur 3 Pillar Conversational Intelligence: Bedah Cara Kerja Unlocking MiiTel Data

Untuk menyelaraskan tema event Mugen 2026: Unlocking MiiTel Data Through MCP, RevComm menyediakan arsitektur tiga pilar terintegrasi yang dijelaskan dalam sesi technical Mugen 2026:

1. Incoming Webhook: Ingestion Data dari Legacy & Cloud Telephony

Sebelum data dapat dibuka via MCP, data perusahaan harus dikumpulkan secara efisien. Fitur Incoming Webhook bertindak sebagai pintu gerbang (ingestion layer). Fitur ini membantu perusahaan dengan sistem contact center di luar MiiTel untuk secara otomatis mengunggah file rekaman panggilan ke MiiTel segera setelah panggilan usai. 

2. Developer Portal Terpusat

RevComm menyediakan hub dokumentasi dan manajemen API komprehensif bagi developer. Sebuah portal yang menjadi pusat pengaturan otorisasi keamanan, enkripsi token, serta panduan integrasi server berbasis MCP. Tidak pula dengan basic manfaatnya menyediakan dokumentasi REST API standar dan konfigurasi layout options.

3. MCP Data Unlocking Layer for AI Agents

Tahap inti dari MCP unlocking layer ini adalah ketika rekaman suara sudah masuk dan diproses oleh mesin AI MiiTel, data yang berisi ribuan konteks nantinya diekspos melalui antarmuka MCP. AI Agent Internal perusahaan misalnya kustom berbasis GPT kini dapat melakukan query seperti membuat ringkasan panggilan dan riset pelanggan.

Berita Terkait:  Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

Dalam sesi kedua, Yoseph Bernandus membagikan insight penting untuk para developer, software engineers, direktur, atau bahkan business development yang siap menambah kemampuan membaca kode.

“Kalau hanya coding yang bagus dan LLM yang canggih, itu baru sebatas mesin. Tanpa MCP untuk mengintegrasikan data, tandanya produk SaaS belum siap untuk dipakai,” ujar Yoseph Bernandus saat mendefinisikan MCP.

Manfaat Strategis MCP MiiTel untuk Bisnis

Berdurasi selama lima jam, acara berlangsung dengan sangat baik dan tertib. Selain itu, Mugen 2026 ini menghasilkan dampak positif nyata dengan antusiasme dari banyak peserta yang bertanya secara kritis.

Setelah sesi talkshow dan Q&A, Mugen 2026 juga menghadirkan workshop secara langsung di mana para peserta berlatih bagaimana cara melakukan setup, akses, eksplorasi data, pengembangan AI, dan lainnya yang dibantu oleh tim software engineer dari RevComm Indonesia.

Melalui workshop pada event Mugen 2026 ini, RevComm membuktikan bahwa masa depan teknologi komunikasi bisnis terletak pada ekosistem yang terbuka, terintegrasi, dan digerakkan oleh data. Selain itu, MiiTel menjadi pelopor atau standar baru dalam hal keterbukaan data bisnis dan pemimpin pasar AI voice analytics.

Dengan menggabungkan MCP, Incoming Webhook, dan Developer Portal, dipastikan bahwa setiap percakapan suara yang berlangsung di MiiTel dapat diubah menjadi aset AI yang fleksibel, berharga, dan siap menghadapi tantangan yang ada pada otomatisasi enterprise di masa depan. 

Pada sesi sharing terakhir, Siti Maesaroh, Assistant Sales SMB Manager RevComm Indonesia, memperkenalkan solusi fleksibilitas penggunaan MiiTel untuk perusahaan. Melalui ekosistem terintegrasi MiiTel, perusahaan kini dapat memilih paket MiiTel Phone Starter Kit yang dirancang khusus sesuai dengan workflow dan kebutuhan operasional bisnis. Mulai dari paket Operations, paket Call Center, hingga paket Telesales

Berita Terkait:  Hilirisasi Untuk Kemaslahatan Bangsa, MIND ID Pastikan Nilai Tambah Hulu Hilir

Kini, MiiTel tersedia di Jepang dan Indonesia. Ingin mengoptimalkan analisis data suara dan menemukan paket produk MiiTel yang paling sesuai dengan kebutuhan alur kerja bisnis?

Jadwalkan konsultasi dan klaim FREE demo sekarang juga dengan klik di sini. Kuota penawaran terbatas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES