Hargo.co.id, JAKARTA – Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Gorontalo, H. Muhaiminul Aziz Yunus, mendampingi rombongan Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kemenhaj RI, H. Teguh Dwi Nugraha.
Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Kerja Sekjend Kemenhaj RI, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Sekjend Kemenhaj RI didampingi oleh Kepala Biro Keuangan dan BMN, H. A. Gunawan, serta Kepala Biro Umum, H. Slamet.
Adapun tim dari DPRD Provinsi Gorontalo dipimpin langsung oleh Pimpinan DPRD selaku Koordinator, bersama jajaran Komisi III yang terdiri dari, Ketua Komisi III, Espin Tulie, Wakil Ketua Komisi III, Anas Jusuf, Sekretaris Komisi III, I Wayan Sudiarta, Anggota Komisi III, Sun Biki, Indriani Dunda dan Syarifudin Bano.
Agenda utama pertemuan ini adalah membahas kepastian Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji Gorontalo senilai Rp68 miliar.
Pihak DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari Kemenhaj RI sekaligus membawa aspirasi agar anggaran yang sempat ditunda pelaksanaannya tersebut dapat kembali dialokasikan pada Tahun Anggaran 2027.
Langkah ini sangat dinantikan untuk mempercepat terwujudnya Gorontalo sebagai Embarkasi Haji penuh, yang merupakan cita-cita besar Gubernur dan seluruh masyarakat Gorontalo.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sekjend Kemenhaj RI, H. Teguh Dwi Nugraha, menyambut baik kedatangan rombongan dan mengapresiasi perhatian besar Pemerintah Provinsi serta DPRD Provinsi Gorontalo terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
Sekjend menjelaskan bahwa penundaan proyek SBSN Asrama Haji sebelumnya didasari oleh pertimbangan waktu yang tidak memadai.
Dengan besarnya anggaran dan kompleksitas pekerjaan struktur, pemaksaan pengerjaan dikhawatirkan tidak akan selesai tepat waktu dan berisiko menimbulkan masalah hukum.
Meski demikian, Sekjend menegaskan dukungannya secara penuh terhadap percepatan Embarkasi Haji Gorontalo. Ia memastikan bahwa anggaran Rp68 miliar tersebut aman dan akan tetap dianggarkan untuk memenuhi persyaratan sarana dan prasarana embarkasi.
Menyikapi hasil positif ini, Kabag TU Kanwil Kemenhaj Gorontalo, H. Muhaiminul Aziz Yunus, mengaku bersyukur karena pertemuan dapat berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.
“Kami sangat bersyukur atas hasil pertemuan hari ini. Kanwil Kemenhaj Gorontalo berkomitmen akan terus bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam upaya peningkatan pelayanan haji. Kami akan mendukung penuh segala tahapan untuk mewujudkan Embarkasi Haji Gorontalo,” pungkas Muhaiminul Aziz.(Rls)












