Advertorial

Seleksi CACT Mutasi PNS Kemenhaj Gorontalo: Kakanwil Ingatkan Niat Pengabdian

×

Seleksi CACT Mutasi PNS Kemenhaj Gorontalo: Kakanwil Ingatkan Niat Pengabdian

Share this article
Seleksi CACT Mutasi PNS Kemenhaj Gorontalo_ Kakanwil Ingatkan Niat Pengabdian
Proses seleksi CACT yang digelar Kemenhaj Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mulai menyeleksi calon aparatur melalui Ujian Kompetensi Mutasi Masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Layanan ASN Karier Batch II Tahun 2026.

Berita Terkait:  Pastikan Pasokan Aman, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Cek Langsung SPBU di Makassar

Seleksi dilaksanakan melalui Computer Assisted Competency Test (CACT) di UPT BKN Gorontalo, Rabu (16/9/2026).

Seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan setiap ASN yang bergabung memiliki kompetensi, integritas, serta semangat pengabdian dalam mendukung peningkatan pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Biosolar di SPBU Tombatu

Di Provinsi Gorontalo, sebanyak 104 peserta mengikuti ujian kompetensi. Pelaksanaan seleksi dibagi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama yang diikuti 53 peserta pada 16 September 2026 dan gelombang kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 18 September 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti tahapan seleksi.

Berita Terkait:  Sistem Parkir Berlangganan Segera Diberlakukan di Kota Gorontalo, Tarifnya Segini

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UPT BKN Gorontalo yang selama ini telah mendukung pelaksanaan berbagai seleksi

yang digelar Kementerian Haji dan Umrah, mulai dari seleksi PPIH kesehatan, PPIH nonkesehatan, hingga seleksi ASN mutasi Batch II.

Berita Terkait:  Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sulawesi Tetap Aman, Distribusi Berjalan Normal

Mansur mengingatkan bahwa peserta yang nantinya dinyatakan lolos dan bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah

akan langsung dihadapkan pada tahapan penyelenggaraan ibadah haji.

Berita Terkait:  Pertamina: Info Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Berbayar Hoaks

Menurutnya, karakteristik jemaah yang dilayani sangat beragam

sehingga ASN dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif dan teknis, tetapi juga kemampuan memberikan pelayanan yang humanis.

Berita Terkait:  Stok BBM di Sulut Dipastikan Aman, Pertamina Patra Niaga Minta Warga Tak Panik

“Siapa pun yang nantinya ditakdirkan bergabung, akan langsung berhadapan dengan tahapan haji yang sedang berlangsung,” ujar Mansur.

Ia mengingatkan para peserta agar mulai membiasakan diri memberikan pelayanan dengan senyum, keramahan, dan kesabaran kepada jemaah.

Berita Terkait:  Dukung Pembangunan Daerah, Irjen Pol Pudji Siap Menjaga Iklim Investasi

“Yang kita layani ini sangat beragam. Bapak/Ibu mungkin sebelumnya bekerja di tempat yang banyak berbicara tentang angka-angka dan kertas-kertas. Tetapi di sini kita harus membiasakan diri bagaimana tersenyum di hadapan oma-oma, bagaimana tersenyum di hadapan opa-opa, dan bagaimana tersenyum kepada orang yang sudah menunggu 12 tahun untuk bisa berhaji,” jelasnya.

Mansur menegaskan, pelayanan haji pada dasarnya berhadapan langsung dengan

Berita Terkait:  Penggunaan BBM Meningkat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Nasional Tetap Aman

manusia yang memiliki perasaan, ego, latar belakang, serta status sosial yang berbeda-beda.

“Yang kita hadapi adalah manusia. Manusia yang punya perasaan, manusia yang punya ego, manusia yang memiliki status sosial. Di sini kita pernah melayani gubernur sampai dengan orang yang tidak memiliki status apa pun. Semuanya kita layani dalam sebuah sistem penyelenggaraan yang namanya ibadah haji,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Harga Bright Gas di Sulawesi Turun, Pertamina Beri Pilihan LPG Nonsubsidi yang Lebih Terjangkau

Karena itu, ia menekankan pentingnya tanggung jawab dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

“Penting bagaimana kita bertanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah,” pungkas Mansur.(Rls) 

Berita Terkait:  LPS: Jangan Ragu Nabung di Bank Umum, BPR dan Syariah