Advertorial

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Biosolar di SPBU Tombatu

×

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Biosolar di SPBU Tombatu

Share this article
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Biosolar di SPBU Tombatu
SPBU Tombatu yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Hargo.co.id, SULUTPertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di SPBU 74.959.01 Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Berita Terkait:  Kenaikan Terbatas BBM Nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga Perketat Pengawasan Distribusi di Sulawesi

Langkah tersebut dilakukan setelah beredarnya video siaran langsung di media sosial pada 6 Mei 2026 yang memperlihatkan dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh konsumen menggunakan kendaraan bertangki modifikasi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SBM Sulutgo II Fuel langsung melakukan pengecekan lapangan dan penelusuran melalui rekaman CCTV di lokasi SPBU.

Berita Terkait:  Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax dan Pertalite Tetap

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya transaksi yang terindikasi tidak sesuai ketentuan penyaluran BBM subsidi.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan sanksi pembinaan kepada pihak SPBU berupa penghentian sementara penyaluran produk Jenis BBM Tertentu (JBT) Biosolar.

Berita Terkait:  Pertamina Pastikan Stok BBM Baubau Aman Jelang Idulfitri

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga distribusi energi subsidi agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Setiap indikasi penyalahgunaan akan ditindaklanjuti secara serius. Penyaluran BBM subsidi harus benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak,” ujar Lilik.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Perluas Penyaluran Biosolar B50 di Sulawesi, Sudah Hadir di 457 SPBU

Ia menjelaskan, pengawasan distribusi BBM subsidi terus diperketat melalui monitoring transaksi, inspeksi lapangan,

serta koordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Berita Terkait:  Kembali Turun Bersih-bersih Lingkungan, Tanggidaa Group Banjir Pujian Warganet

Selain itu, Pertamina juga mengingatkan seluruh lembaga penyalur BBM agar menjalankan operasional sesuai prosedur

serta lebih selektif dalam melayani konsumen, termasuk memastikan kesesuaian kendaraan dan transaksi di lapangan.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah di Kendari, Salurkan 1.000 Paket Sembako

“Mekanisme pengawasan dilakukan secara berlapis, termasuk evaluasi transaksi dan pemantauan operasional SPBU,” tambahnya.

Pertamina turut mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi distribusi BBM subsidi dengan melaporkan apabila

Berita Terkait:  Lestarikan Lingkungan, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Luncurkan Program Green Action

menemukan dugaan pelanggaran, kendaraan mencurigakan, maupun layanan SPBU yang tidak sesuai ketentuan.

Laporan masyarakat dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135 untuk segera ditindaklanjuti.

Berita Terkait:  Imam, Mubaligh dan Guru Ngaji Diberangkatkan Umroh PGP, Bupati Saipul: Wujud Komitmen Perusahaan ke Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala

guna menjamin penyaluran BBM subsidi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.(Rls) 

Berita Terkait:  IGL dan BTL Komit Bantu Korban Banjir di Pohuwato