Gorontalo

Gusnar Minta Keahlian Pejabat Fungsional Dioptimalkan untuk Pembangunan Daerah

×

Gusnar Minta Keahlian Pejabat Fungsional Dioptimalkan untuk Pembangunan Daerah

Share this article
Gusnar Minta Keahlian Pejabat Fungsional Dioptimalkan untuk Pembangunan Daerah
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat melantik pejabat manajerial dan nonmanajerial dilingkungan Provinsi Gorontalo, Rabu (28/10/2026). (Foto: Diyanti)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan kali ini dilakukan pada pejabat manajerial dan nonmanajerial yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (28/10/2026).

Berita Terkait:  Islamic Center Mulai Dibangun, Diawali dengan Adat Momayango

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar meminta kompetensi pejabat fungsional dioptimalkan untuk mendukung perumusan kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Setiap keahlian aparatur diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan organisasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Gubernur Gusnar menjelaskan, pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang terdampak penyesuaian organisasi serta memenuhi kebutuhan pejabat fungsional. Menurutnya, penataan jabatan diperlukan agar pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan lebih efektif, efisien, dan cepat.

Berita Terkait:  Pramuka Harus jadi Wadah Pembinaan Karakter, Penegasan Gubernur Gusnar di Kemah Bakti Restorasi

“Tujuannya adalah agar penyelenggaraan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan cepat. Oleh sebab itu, saya berharap melalui pelantikan ini, roda organisasi dapat bergerak semakin cepat,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyesuaian jabatan masih dimungkinkan dalam satu hingga dua bulan ke depan, terutama untuk mengisi posisi yang kosong akibat pejabat memasuki masa pensiun. Sejumlah jabatan di lingkungan Sekretariat Daerah, termasuk pada tingkat asisten dan biro, juga perlu segera diisi agar tidak menghambat pelaksanaan tugas organisasi.

Berita Terkait:  Realisasi Belanja dan Pendapatan Pemprov Triwulan II Tuai Apresiasi Mendagri

Gubernur Gusnar Ismail menegaskan, penataan tersebut bukan perombakan, melainkan upaya menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan kemampuan dan potensi aparatur.

“Penempatan dan penyesuaian jabatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi. Jadi, anggap saja ini sebagai penyesuaian biasa. Tidak perlu menafsirkan hal-hal lain di luar tujuan tersebut,” tegasnya.
Berita Terkait:  Jajaran Pejabat Pemprov Datangi Buper Bongohulawa, Pastikan Persiapan Peran Saka Berjalan Lancar

Selain penyesuaian jabatan manajerial, Gubernur Gusnar memberikan perhatian khusus terhadap peran pejabat fungsional. Ia meminta jajaran kepegawaian dan sumber daya manusia menyiapkan daftar pejabat fungsional beserta bidang keahlian dan kompetensi masing-masing.

Menurutnya, pemetaan tersebut penting agar kemampuan teknis yang dimiliki aparatur dapat diketahui dan dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pengambilan keputusan.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kapasitas Pengelola Perpustakaan, Dinas Arpus Gelar Bimtek Literasi Informasi

“Saya ingin mengetahui bidang keahlian dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pejabat,” katanya.

Gubernur Gusnar Ismail menilai, pejabat fungsional tidak cukup hanya menjalankan tugas sesuai jabatan masing-masing. Mereka juga perlu dilibatkan dalam rapat, diminta memberikan analisis, serta menyampaikan masukan berdasarkan keahlian yang dimiliki.

Berita Terkait:  DTK, BLPT, BPMP, BGP dan Dikbud Provinsi Gorontalo Gelar Workshop Pemanfaatan Rapor Pendidikan

Dengan begitu, kebijakan yang dirumuskan pejabat manajerial dapat didukung pertimbangan teknis yang lebih mendalam. Kompetensi pejabat fungsional juga diharapkan menjadi bagian dari penyelesaian persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan, keahlian teknis yang dimiliki aparatur dapat dihubungkan dengan program pembangunan yang relevan, termasuk pengembangan budi daya perikanan air tawar. Dalam hal ini, pejabat fungsional dapat memberikan masukan sesuai bidangnya, sementara kepala dinas dan pimpinan organisasi perangkat daerah menindaklanjutinya melalui program maupun kebijakan.

Berita Terkait:  Terminal Limboto Mulai Beroperasi, Gusnar Minta AKDP Masuk dan Manfaatkan Fasilitas

Maka dari itu, Gubernur Gusnar meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah mulai mengidentifikasi kompetensi pejabat fungsional dan menghubungkannya dengan program kerja masing-masing.

“Saya meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk mulai mengidentifikasi dan menghubungkan kompetensi yang dimiliki para pejabat fungsional dengan program kerja masing-masing,” tandasnya.
Berita Terkait:  Tegaskan Tidak Ada Dua Matahari, Idah: Saya Paham Posisi Saya Sebagai Wagub

Ia mengakui, mengintegrasikan keahlian aparatur dengan kebutuhan program di setiap perangkat daerah bukan pekerjaan mudah. Namun, upaya tersebut perlu terus dilakukan agar kompetensi yang dimiliki pejabat fungsional dapat memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Pendekatan itu, lanjutnya, mulai diterapkan di lingkungan biro-biro, termasuk pada bidang ekonomi dan pengendalian ekonomi. Ke depan, pemanfaatan keahlian aparatur diharapkan semakin terarah sehingga mendukung efektivitas kerja pemerintahan daerah. (Diyanti) 

Berita Terkait:  Pemprov Tetap Komitmen Jalin Hubungan yang Harmonis dengan Deprov