Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) perorangan tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat, Jumat (30/10/2026). Penyerahan bantuan berlangsung di Rumah Singgah Perlindungan Sosial Motoliango.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendorong peningkatan ekonomi. Langkah ini tetap dilakukan meski pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan anggaran.
Adhan mengingatkan agar bantuan yang diterima tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif yang justru merugikan keluarga. Sebaliknya, dana tersebut harus dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dan mengembangkan usaha produktif.
“Bantuan ini dimaksimalkan untuk kepentingan keluarga, bukan untuk judi dan bukan untuk minuman keras,” tegas Adhan Dambea.
Ia menjelaskan, penentuan penerima bantuan mengacu pada data kesejahteraan masyarakat. Prioritas diberikan kepada warga yang masuk dalam kelompok desil satu hingga empat.
Adhan juga mengingatkan masyarakat agar tidak memandang kenaikan kategori desil sebagai sesuatu yang negatif. Menurutnya, perubahan dari kelompok desil rendah ke desil lima, enam, atau tujuh justru dapat menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi keluarga mengalami perbaikan.
“Kalau naik desil lima-enam, berarti ada peningkatan hidup,” ujarnya.
Melalui bantuan UEP tersebut, Adhan berharap masyarakat dapat memanfaatkan dukungan pemerintah secara optimal.
Dengan pengelolaan yang tepat, bantuan diharapkan tidak hanya meringankan beban keluarga,
tetapi juga menjadi modal untuk membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.(Adv)












