Kota Gorontalo

Dugaan Korupsi Dana Pokir di KONI: Adhan Batal Diperiksa Sebagai Saksi, Diagendakan Kembali Pekan Depan

×

Dugaan Korupsi Dana Pokir di KONI: Adhan Batal Diperiksa Sebagai Saksi, Diagendakan Kembali Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
Adhan Sesalkan Sikap Oknum Dosen FH UNG yang Gunakan Keahlian untuk Kepentingan Kelompok - Tersenyum
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menunjukkan komitmennya terhadap penegakan hukum dengan mendatangi Kejaksaan Tinggi Gorontalo, meski jadwal pemeriksaan terhadap dirinya baru direncanakan berlangsung pada Rabu (10/6/2026).

Berita Terkait:  Adhan: Istighosah Bukan Sekadar Doa, Tapi Jalan Menyatukan Umat

Kedatangan Adhan ke Kejati Gorontalo dilakukan pada Selasa (9/6/2026) siang. Namun, pemeriksaan belum dapat dilaksanakan karena Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo sedang berada di luar daerah sehingga proses pemeriksaan dijadwalkan ulang.

“Karena besok saya ke Jakarta, maka saya datang lebih awal dan menawarkan diri untuk diperiksa. Namun pihak Kejati meminta agar pemeriksaan ditunda karena Kajati sedang tidak berada di tempat,” ujar Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Warga Kota Gorontalo Girang Terima BPNTD saat Harga Rica Meroket

Meski demikian, Adhan memastikan dirinya akan tetap memenuhi panggilan tersebut setelah kembali dari Jakarta.

Ia bahkan menegaskan akan datang memberikan keterangan tanpa harus menunggu panggilan ulang dari penyidik.

Berita Terkait:  Hidupkan Syiar Ramadan, Seluruh Masjid di Kota Gorontalo Gelar Tadarus Tiap Malam

“Insyaallah saya pulang dari Jakarta hari Minggu dan hari Senin saya akan datang memberikan keterangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Adhan Dambea juga menegaskan pentingnya ketaatan terhadap proses hukum. Menurutnya, setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama untuk memenuhi panggilan aparat penegak hukum, tanpa memandang status maupun jabatan.

Berita Terkait:  Mampu Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Gorontalo Dapat Suntikan Insentif Rp 5,9 M

“Tidak ada yang kebal hukum. Kalau ada panggilan, baik sebagai saksi maupun dalam kapasitas lainnya, wajib dipenuhi,” tegasnya.

Adhan mengaku siap membantu penyidik dalam memberikan informasi yang dibutuhkan terkait penanganan dugaan persoalan dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo yang saat ini menjadi perhatian publik.

Berita Terkait:  Mundur dari PAN, Indra Gobel Pilih Bergabung Gerindra

Ia berharap proses penanganan perkara dapat berjalan secara profesional dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Ini menjadi harapan masyarakat agar persoalan yang berkembang dapat segera menemukan kejelasan melalui proses hukum yang sedang berjalan,” pungkasnya.(Ndi) 

Berita Terkait:  Siap Hadapi Hukum Lantaran Izinkan UMKM Jualan di Trotoar, Adhan: Yang Penting Bukan Korupsi