La Ode : SK Sudah di Meja Mendagri, Pelantikan DAMAI Masuk Gelombang Pertama

×

La Ode : SK Sudah di Meja Mendagri, Pelantikan DAMAI Masuk Gelombang Pertama

Share this article
Bupati Boalemo terpilih Darwis Moridu berbincang bersama Sekretaris DPW PDI-Perjuangan Gorontalo La Ode Haimudin yang juga mantan Wakil Bupati Boalemo.(FOTO: NARTO/GORONTALO POST)

BOALEMO Hargo.co.id – Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Boalemo terpilih Darwis Moridu-Anas Jusuf (DAMAI) tinggal menunggu jadwal. Saat ini, Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pelantikan Darwis-Anas sudah di meja Mendagri Tjahjo Kumolo. Seiring hal itu, pelantikan DAMAI akan masuk dalam gelombang pertama.

“Hasil penyelenggaraan Pilkada Boalemo berjalan mulus dan tidak ada sengketa di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK). Ini pun diperkuat proses pengajuan SK pelantikan bagi Bapak Darwis Moridu dan Bapak Anas Jusuf sudah clear dan clean. Tinggal menunggu jadwal ditetapkan Mendagri bersamaan daerah kabupaten/kota untuk gelombang pertama,” terang Sekretaris DPW PDI Perjuangan Gorontalo La Ode Haimudin usai memastikan langsung dengan Ditjen Otda maupun Biro Hukum Kemendagri baru-baru ini.

Bahkan legal drafting SK Pelantikan DAMAI sudah diparaf Biro Hukum Kemendagri maupun Sekjen. “Kalau boleh saya bilang, untuk tahap pelantikannya sudah masuk 99,99 persen tuntas. Artinya satu persen sisanya tinggal menunggu ketetapan Allah SWT saja,” tegas Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut.

Ia mengaku, rampungnya pengajuan SK pelantikan DAMAI tak lain berkat komunikasi intensif digencarkan Bupati terpilih Darwis Moridu. Tak terkecuali bersama para petinggi Kemendagri. Sehingga yang paling tahu prosesnya tentu beliau Bupati terpilih, Darwis Moridu itu sendiri.

Sayangnya kata La Ode, sampai saat ini ada juga sekelompok publik masih meragukan. Karena memang mereka tidak mengetahui persis kronologisnya seperti apa. Untuk itu, dia mengharapkan semua komponen masyarakat di Boalemo tidak mudah terprovokasi. Apalagi terbawa arus isu-isu menyesatkan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Seruan ini disampaikan menyusul isu pemboikotan SK pelantikan di tingkat Mendagri hingga penundaan pelantikan.

Sementara itu, Bupati Boalemo terpilih Darwis Moridu mengaku dirinya sudah memastikan persetujuan pelantikan dari Kemendagri berdasarkan legal drafting sudah sesuai ketentuan perundang-undangan. Sehingga secara otomatis masuk gelombang pertama bersama daerah lain tidak bermasalah.

“Jadi masyarakat Boalemo tidak perlu ragu. Karena pelantikannya tinggal menunggu jadwal dari Mendagri dalam kurun waktu dekat ini,” tegas pria disapa Haji Darem itu.

Sejauh ini lanjut tokoh disebut Panglima Petani mengaku pihaknya kini fokus menyiapkan visi misi 14 program unggulan agar secepatnya dirumuskan dalam APBD 2018 mendatang.

“Untuk itu, saya akan membentuk tim khusus. Mereka nantinya dipercaya menyusun dan mengawal realisasi 14 program DAMAI mulai dari pengajuan Musrembang tingkat desa, kecamatan, kabupaten bahkan provinsi. Salah satu tim dipercaya adalah La Ode Haimudin,” terang Darwis Moridu.(nrt/hargo)