Maut Disepak Takraw Bongomeme, Kritis 9 Hari, Erpan Akhirnya Meninggal Dunia

×

Maut Disepak Takraw Bongomeme, Kritis 9 Hari, Erpan Akhirnya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Pihak keluarga didampingi aparat kepolisian saat membawa jenazah Erpan Atute dari kamar RS MM Dunda Limboto yang meninggal dunia setelah 9 hari berturut-turut kritis.

Hargo.co.id Gorontalo – Setelah 9 hari lamanya kritis, Erpan Atute warga Desa Owalanga, Bongomeme, Kabupaten Gorontalo akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir, Kamis (17/8) sekitar pukul 03.30 Wita di rumah sakit MM Dunda Limboto.

Erpan merupakan satu dari dua korban yang meninggal dunia setelah Ajis Umar yang tewas di tempat pada pertandingan sepak takrau di Desa Molopatodu, Bongomeme, setelah ditusuk IA alias Iton (22) yang mengamuk membabi buta.

“Korban penikaman atas nama Erpan Atute warga Desa Owalanga Kecamatan Bongomeme meninggal dunia setelah lama bertahan dari kondisi kritis,” ungkap Kapolres Gorontalo, AKBP Purwanto SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Rhemmi Bheladonna SIK, yang ditemui kemarin, Jumat (18/8). Dikatakan Rhemmi, korban sempat dioperasi bedah karena luka tusuk di bagian pinggang cukup parah.

Terkait penanganan kasus tersebut, Rhemmi menekankan bahwa saat ini sudah memeriksa sejumlah saksi dan saksi ahli. Dan kini tengah melengkapi administrasi penyidikan untuk segera dilimpahkan ke penuntut umum. Tersangka IA alias Iton dijerat dengan pasal 338 junto 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Sampai saat ini semuanya aman, apalagi indikasi balas dendam dari keluarga korban. Kami juga sudah melakukan langkah-langkah antisipatif dengan memaksimalkan koordinasi dengan Polsek Bongomeme, aparat desa dan Bhabinkamtibmas untuk menyerap informasi yang berkembang,” terang Rhemmi.

Terpisah, Kapolsek Bongomeme, Iptu Sian Wolox juga meyakinkan bahwa saat ini situasi aman dan terkendali, namun pihaknya tetap siaga. “Anggota (polisi,red) tetap berjaga-jaga,” pungkas Sian.

Sebelumnya, tragedi berdarah ini bermula ketika ada pertandingan sepak takraw di Desa Molopatodu, Bongomeme, Rabu (9/8). Diluar pertandingan, tersangka Iton beradu mulut dengan petugas parkir yang merupakan bagian dari panitia.

Singkat cerita, Iton yang diketahui begal kampung ini pun dikeroyok warga hingga dia mengeluarkan badik yang terselip di pinggangnya dan menyerang balik warga di sekitarnya secara membabi buta.

Ajis Umar terkena serangan badik dan tewas di lokasi. Sedangkan Erpan Atute kritis dan langsung dilarikan ke RS Dunda Limboto dan akhirnya meninggal dunia. Jasad Erpan pun telah dikembalikan kepada keluarga dan telah dimakamkan.(tr-56/hg)