Hargo.co.id GORONTALO – Maraknya temuan peredaran minuman keras (Miras) yang lewat jalur perbatasan nampaknya menjadi perhatian Polda Gorontalo. Pasalnya, sebagian besar miras Gorontalo dipasok dari daerah lain. Hal inilah kemudian direspon oleh Polda Gorontalo dengan semakin meningkatkan pengamanan dan razia miras di jalur perbatasan.
Ini tidak lain juga menjadi salah satu bukti komitmen Kapolda Brigjen Pol Rachmad Fudail untuk memberantas peredaran miras di Gorontalo. Sebelumnya, Kabid Humas, AKBP Wahyu Tri Cahyono, menegaskan, salah satu fokus kerja Kapolda Gorontalo selain pembangunan SPN dan menekan angka kriminalitas di Gorontalo, adalah masalah miras.
Kapolda terus menekankan kepada seluruh jajaran Polres untuk terus meningkatkan upaya razia dan operasi di tempat-tempat hiburan malam yang kedapatan memperdagangkan miras dan jenis minuman beralkohol lainnya. Selain itu, Polda Gorontalo juga terus mempertebal pengamanan di jalur-jalur perbatasan darat yang selama ini memang dicurigai menjadi jalan masuk peredaran miras ke wilayah Gorontalo.
“Jalur perbatasan terus dijaga ketat, utamanya dari masuknya paham radikalisme maupun pasokan miras,” terang Wahyu saat ditemui Gorontalo Post, belum lama ini.
Hasil dari rangkaian operasi dan razia di jalur perbatasan, tambah Wahyu, polisi telah berkali-kali menggagalkan upaya penyelundupan.
“Ada beberapa yang sempat tertangkap kemarin, baik minuman alkohol bermerk hingga minuman beralkohol tak bermerk buatan lokal,” terangnya. Sejauh ini pula, upaya razia dilakukan dengan cara memeriksa setiap bawaan dari kenderaan roda empat yang dicurigai atau dimungkinkan tengah membawa miras itu. “Pengawasan terus dilakukan agar miras tidak masuk di wilayah Gorontalo,” terangnya.
Selain itu, Wahyu juga kembali menekankan, bahwa sesuai dengan arahan langsung Kapolda Gorontalo, polisi tidak akan mentolerir upaya penyelundupan miras ke wilayah Gorontalo. “Siapapun yang coba menyelundupkan miras ke wilayah Gorontalo, akan kita tindak tegas, meskipun itu anggota kepolisian,” tegasnya.
Kedepan, Wahyu berharap kepada seluruh masyrakat Gorontalo untuk dapat bersinergi dengan kepolisian setempat untuk memberikan bocoran informasi apabila mendengar ataupun melihat adanya upaya penyelundupan ataupun perdagangan miras di Gorontalo.(tr-45/hg)
