Tumpahan Material di Jalan By Pass

×

Tumpahan Material di Jalan By Pass

Sebarkan artikel ini
Sejumlah petugas dari pelaksana proyek kampus UNG di Bonbol sedang membersihkan meterial di badan jalan by pass.(Caisar/Gorontalo Post)

Hargo.co.id Gorontalo – Jalan BJ Habibie atau yang lebih dikenal dengan jalan by pass Bone Bolango (Bonbol) dinilai saat ini mulai rawan kecelakaan lalu lintas. Ini dikarenakan kondisi badan jalan yang kini dalam keadaan becek dan licin akibat tumpahan material dari truk pengangkut.

Dari pantauan Gorontalo Post, tumpukan dan serakan tanah yang tercecer di badan jalan by pass Bonbol sangat kentara di beberapa titik jalan. Ada yang tumpukan tanahnya tinggi dan ada juga tanah yang sudah hancur berserakan.

Kondisi demikian yang memicu lapisan aspal berbecek, apalagi saat musim hujan saat ini malah menambah kondisi badan jalan licin untuk dilintasi. Jika sudah begitu, maka bukan tidak mungkin bisa menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas (laka lantas) bagi pengendara roda dua.

Menurut sejumlah pengendara dan masyarakat sekitar, ini dikarenakan kendaraan pengakut material dan alat berat kegiatan logistik proyek pembangunan kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi salah satu penyumbang terbesar tumpukan tanah di jalan.

Meski demikian, belum lama ini tumpukan tanah dari kendaraan proyek yang lalulalang di jalan by pass itu diakui pihak pelaksana sudah menjadi prioritas untuk diperhatikan.

Terbukti selain prosedur tahapan mekanisme dan proses fisik, pihak pelaksana juga selalu rutin memperhatikan kebersihan jalan dengan menugaskan beberapa pekerja tiap harinya menyapu jalan.

“Biar begitu jalan dibeberapa titik juga masih ada yang licin, makanya pengendara harus waspada saat melintas jangan sampai mengalami kecelakaan, apalagi pada malam hari,” kata Sukrin, salah satu pengendara yang diwawancarai Gorontalo Post di lokasi.(csr/hg)