Hargo.co.id,Zetizen-GP-Â Saat ini kita hidup di era digital. Di mana semua serba di dukung oleh teknologi masa kini yang mumpuni. Tak heran banyak dari kita merasa lebih dipermudah untuk melakukan sesuatu karena difasilitasi dengan beragam fitur menarik. Salah satunya adalah kamera dari ponsel pintar. Ramai perusahaan-perusahaan pengembang gadget berlomba-lomba untuk menghasilkan kamera dengan kualitas terbaik. Demi memenuhi kebutuhan para pengguna yang menggilai selfie.
Zetizen Gorontalo pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata selfie. Swafoto atau lebih dikenal dengan selfie adalah aktivitas seseorang memotret diri sendiri. Saat ini fenomena selfie sudah tidak dapat dibendung lagi. Banyak orang berbondong-bondong untuk menjepret dan memposting foto semua akun sosial media. Dan memamerkan beragam pose diri mereka. Mayoritas pecinta selfie adalah cewek. Nggak heran kalau banyak foto-foto cewek tersebar di berbagai lini masa.
Lantas bagaimana dengan cowok-cowok yang suka selfie? Di zaman progresif ini sebagian dari kita akan mengatakan bahwa hal tersebut wajar-wajar saja karena masing-masing orang bebas mengekspresikan diri mereka. Bebas melakukan apa yang mereka inginkan. Sebagian lagi akan mengatkan hal sebaliknya, bisa jadi karena menganggap hal tersebut adalah aneh. Dan selfie hanya untuk para cewek.
Ada banyak orang menyebutkan bahwa mereka yang suka selfie itu cenderung narsis atau mecintai diri mereka sendiri. Hal ini sebenarnya bagus kalau kita tahu tentang porsi diri. Dan akan jadi bumerang kalau tingkat kenarsisan seseorang menjadi parah karena bisa berujung pada kelainan jiwa seperti psikopat.
Well, ada banyak penelitian menyatakan kalau mereka penyuka selfie memang narsis. Tapi narsis dan psikopat itu punya persamaan yang hampir sulit dibedakan lho, Zetizen. Dalam esainya Steven Reidbord yang berjudul Narcissist, Psychopaths, and Other Bad Guys, orang-orang seperti ini (mayoritas cowok), ternyata juga berpotensi untuk menyakiti dan memanfaatkan orang lain untuk kepentingan pribadinya. Waduh!
Nah, untuk itu, buat kamu para cowok yang suka selfie kadar kenarsisannya kalau sudah kelebihan bisa dikurangi biar nggak ada potensi jadi psikopat. (ZT-10/hargo)

Widya Puspa
Universitas Ichsan Gorontalo
Percaya Diri BerlebihanÂ
Menurutku laki-laki yang hobby selfie dan mengunggahnya ke media sosial itu over confident atau percaya diri yang berlebihan. Sebagai perempuan, jujur aku risih melihat laki-laki yang seperti itu, karena hal itu membuatnya terkesan menjadi laki-laki yang kemayu atau kewanita-wanitaan. (ZT-08)

Vena Millenia Makalalag
lmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo
Cowok Alay
Menurutku cowok yang doyan selfie itu termasuk cowok alay. Kalau cewek kan biasa, oke oke aja, tapi kalau cowok kan aneh, karena pada umumnya cowok itu lebih suka sesuatu yang menantang, bukan sesuatu yang alay kayak selfie. (ZT-11)

Fadel Sukarno
SMK Negeri 3 Balikpapan
Ekspresikan Diri
Nggak apa-apa kok kalau cowok suka selfie. Kan mereka juga mau mengekspresikan dirinya. Bahwa tidak selamanya cowok itu nggak memperlihatkan diri mereka. Toh, undang-undang yang melarang cowok selfie belum ada. (ZT-08)

Caca Ismail
Psikologi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Selfie itu NarsistikÂ
Para cowok yang doyan selfie itu narsis. Karena narsisme bukan cuma dialami oleh wanita saja. Meskipun di notice bahwa perilaku tersebut merupakan bagian dari gangguan kejiwaan. Fenomena selfie itu wajar bagi masyarakat Indonesia. Namun tanpa kita sadari hal ini merupakan abnormalitas dalam dunia Psikologi karena selfie merupakan bagian dari perilaku narsistik. (ZT-10)

Fitrah Namira
Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo
Enggak Normal
Cowok selfie sekali duakali sih no problem. Tapi kalo selfie-nya udah berlebihan bahkan melebihi cewek, yah ilfeel pastinya, seganteng apapun dia. Tapi sebenarnya menurutku, kalau cowok normal, pastik enggak suka selfie. hehe. (ZT-11)
