Hargo.co.id, Zetizen-GP- Tahun ini, hari ini, sejarah telah mencatat selama 72 tahun lamanya Farmasi Indonesia terus berjuang dan berbenah untuk mencetak dan menghadirkan tenaga-tenaga kefarmasian yang cerdas bin andal dalam bidang tersebut. Zetizen tahu tidak? Kalau setiap tahunnya, tanggal 13 Februari diperingati dengan Hari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia atau disingkat dengan Hari PAFI lho! Lantas apa yang menyebabkan tanggal 13 Februari ditetapkan menjadi Hari PAFI? Yuk simak sejarahnya.
 Pada 13 Februari 1946 berdirilah organisasi Farmasi pertama dan tertua di Indonesia yang diberi nama PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia). Nah, organisasi ini mewadahi profesi Asister Apoteker (AA) Indonesia atau Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Lalu kenapa PAFI menjadi organisasi farmasi tertua? Hal ini disebabkan pada masa Kolonial Belanda saat itu, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) yang kini lebih dikenal dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) belum dibentuk karena hanya pendidikan Asisten Apoteker yang mampu dijalankan. Bahkan rintisannya harus dididik langsung di Negeri Belanda.
Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) baru hadir pada 15 Septemer 1965, yang sebenarnya telah hadir dengan nama IAI yang berdiri pada 18 Juni 1955. ISFI kemudian kembali menjadi IAI pada Kongres XVIII ISFI di Jakarta. PAFI atau Persatuan Ahli Farmasi Indonesia yang sekarang ini disebut Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) didirikan di Hotel Merdeka Jogyakarta dengan Ketua PAFI Pertama yakni, Bapak Zainal Abidin. (source: swiperxapp.com)
Wah, Farmasi Indonesia melalui perjalanan panjangnya telah membuktikan bahwa mereka memberikan peranan yang begitu besar terhadap perjuangan bangsa Indonesia. Patut diapresiasi! So, di Hari PAFI kali ini apresiasi seperti apa yang ingin Zetizen Gorontalo berikan? (ZT-10/hargo).
Fikri Gobel
SMK Kesehatan Bakti Nusantara gorontalo
Bangun KeakrabanÂ
Semoga dunia farmasi semakin maju dan bisa berkontribusi dengan profesi apapun dan di hari persatuan ahli farmasi Indonesia ini bisa jadi momen untuk membangun keakraban bersama para tenaga-tenaga farmasi lainnya. (ZT-07)
Dewi Oktavia Ismail
Poltekes Gorontalo
Semakin BerkembangÂ
Semoga perkembangan dunia farmasi di Indonesia akan berkembang ke arah yang semakin positif dan juga kemunculan obat-obatan inovatif akan semakin berkembang. Sebab, obat-obatan inovatif memiliki peran dalam perkembangan dunia kesehatan. (ZT-08)


